Skip to main content

BALERINA-KU PENTAS !!





Ini tahun kedua, Diva ikutan pementasan Lucy Ballet School di Gedung Kesenian Jakarta, Pasar Baru :), sungguh membanggakan melihat putri cantikku menari dan belajar menyamakan ritme dengan teman-teman seusianya diatas panggung. Rasa bangga, senang dan terharu menyelinap dilubuk hatiku sambil mengagumi diva diatas panggung menari balet.

Putri cantikku sudah hampir 2 tahun bergabung dengan Sanggar Nisyanda di dekat rumah dan tidak disanga-sangka dari kursus balet yang dulu kupilihkan untuknya tetap dia ikuti tanpa rasa bosan seorang anak balita, syukurlah diva suka dengan balet yang bisa melatih keseimbangan otak kanan dan kirinya nanti.

Tahun ini judul pementasannya adalah Four Seasons, terdiri dari 2 babak, babak pertama, semua anak murid Lucy Ballet School mementaskan tarian masing-masing, lucu sekali melihat anak-anak mulai dari umur 3 tahun hingga 10 tahun menari, kemudian dilanjutkan dengan babak kedua yang diisi oleh semua balerina diatas umur 10 thn bersama guru-guru mereka, diva pun sudah bergabung bersama kami dikursi penonton menikmati cerita babak kedua, terlihat keseriusannya mengikuti alur cerita, itu berbeda banget dengan yassir dan saya yang tidak punya 'kacamata' balet, akhirnya kami pun keasyikan melihat ekspresi wajah anak kami menonton daripada melihat ke panggung, sambil tersenyum bangga dan sesekali saling mencolek saking gelinya.

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...