Skip to main content

Resolusi 2007

Wah perjalanan 2006 kurasakan sangat luar biasa, naik-turun merasakan dan merespon semua input yang kudapatkan dari TDA terutama membuat kepala dan perasaanku mumet, keliyeungan, tak terasa sudah akan berakhir tahun yang pasti akan dikenang olehku dan Yassir :-), tahun ini memang penuh dengan pengalaman dan belajar mengenali ketidakpastian.

Momen ini saatnya kami merenung, berusaha mundur sejenak, flashback semua langkah yang telah kami pilih dan jalankan di 2006 ini sambil menyusun tujuan dan resolusi baru untuk keluarga kami di tahun depan.

Mungkin TDB masih menjadi pilihan di tahun depan :-( walaupun banyak sekali ilham yang didapatkan dari teman-2 yang sudah secara total menajdi TDA, totalitas dan fighting spirit yang selalu berkobar terekam di memori kami berdua.

Resolusi Yassir di tahun depan adalah menyebarkan hasil karya nya sebanyak mungkin dengan aktif memproduksi karya lagi, sedangkan resolusi-ku mmm mmm, masih belum berani untuk declare nih heheh...tapi 2 bidang yang mau aku pelajari dan patutnya menghasilkan income dong ya dari sana yaitu Bisnis Kuliner dan Internet Marketing....

Tahun ini kami mengalami gagal :-) tapi kami tidak mengeluh dan terperosok lebih dalam, komitmen kami berdua harus bangkit dan tidak mengeluh, karena kami berdua pingin punya hidup dan waktu yang lebih berkualitas lagi tanpa harus memikirkan finansial, artinya bebas finansial dong ya ...

Selamat Datang 2007, semoga kami berdua bisa menaklukkan diri kami sendiri nanti.

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...