Skip to main content

Berapa banyak buku yang dibaca dalam satu bulan? tanya pak Pri-Action

Tersentak aku mendengar pertanyaan itu dan pikiranku menerawang berusaha menghitung berapa banyak jumlah buku yang kubaca dalam satu bulan?..Tak satu kalipun aku mengacungkan tanganku tanda bahwa aku termasuk ke dalam kelompok yang membaca 1 buku, 3 buku, 5 buku bahkan lebih...Tapi..tapi, hampir setiap hari aku membaca sharing teman-2 TDA yang jumlahnya sangat banyak dan bermutu semua itu, hampir setiap hari aku print dan bawa pulang ke rumah hasil postingan dan response dari semua teman TDA itu, hampir setiap e-book atau file yang diupload ku print dan ku baca di rumah, tapi koq rasanya masih belum cukup untuk menyatakan bahwa aku termasuk orang yang ketagihan membaca hal-2 yang bersifat bisnis, sosialiasi, pengembangan diri dan bahkan saat ini juga membaca buku untuk tahu bagaimana caranya membuat asesories wanita yang saat ini sedang ngetren banget itu.

Bahkan terpacu oleh film The Secret, aku juga jadi membeli The Attractor Factor nya Joe Vitale, dan ebooknya Wallace, itung-2 pemanasan sebelum nobar dengan TDA, 25 Februari ini.

Suatu pertanyaan yang membuatku berfikir, iya yah, berapa banyak buku yang kulahap setiap harinya, setiap bulannya, setiap tahunnya?..ah entahlah, tak kutargetkan, tak kucatat dan tak ku simpulkan semua itu, yang aku pahami adalah setiap hari aku secara tidak sadar punya keinginan yang kuat untuk selalu membuka folder TDA di email yahoo ku dan mulai membaca satu-persatu postingan dari teman-2 semuanya, TDA memang telah melakukan transformasi bagi ku, merubah mindset ku dan insyaAllah membuat ku dapat menjadi TDA sepenuhnya dan bersamanya nanti aku dapat memberikan kontribusi bagi umat di negara ini. Amien.

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...