Skip to main content

To work from home is My 2007 Dream

Sering keinginan untuk bisa bekerja dari rumah kuucapkan kepada mantan pacar, adiva, ibu tersayang dan juga beberapa keluarga dekatku. Sering juga saya visualisasikan dalam pikiran saya membayangkan apa yang akan saya lakukan jika benar apa yang saya inginkan itu terwujud di tahun ini, hmm...Thoughts become Things -dikutip dari The Secret, pikiran dan keinginan sudah ditetapkan, dan saya yakin ini akan terwujud seperti yang saya inginkan dan minta kepada Allah dan akan didukung oleh alam semesta.

Sudah saya nyatakan keinginan kepada alam semesta, yaitu memiliki tabungan sebanyak 20 x net income dari tempat saya menjadi TDB saat ini. Kelihatannya mustahil bagi saya dan suami, tapi ini adalah tantangan yang sangat menarik, dan saya ingin mengaplikasikan dan membuktikan teori Faktor Penarik, apakah ini benar? pikir saya. Dengan berbekal ini saya siap untuk pindah kerja ke rumah dan bebas merdeka melakukan pekerjaan yang saya suka lakukan, memiliki waktu yang lebih banyak bersama diva dan keluarga, memiliki penghasilan yang terus bertambah setiap hari dengan mudah dan menyenangkan :-) dan terus berbagi ke surroundings dan menjadi lebih berguna bagi umat. Amin.

Setting dream ini akan benar-2 terwujud dan saya telah pindah kerja ke rumah pada tahun ini juga, 2007 is now, it is not about the past and it is not about the future. We're talking about the present.

Salam TDA, Business is FUNtastic!
Doris Nasution

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...