Skip to main content

Produk fast moving pengisi kios

Alhamdulillah banyak sekali pencerahan yang didapatkan semalam di kantor Mas Rosihan & Mbak Inez. Padahal undangan untuk berkumpul bersama di Duren Tiga itu secara tidak sengaja datang. Akhirnya bisa bersilaturahmi dengan idola ;-) yang sudah melakukan akselerasi yang sangat tinggi untuk membuat kloning bisnis jilbab/kerudung, busana muslim dan pakaian dalamnya dengan cepat, presisi dan InsyaAllah sukses. Ketemu juga dengan mas teguh dan mbak tina dari Rumah Muslimah, wah..wah..produk-2 yang dibawa cakep-2 semuanya deh..mudah-2an bisa berkolaborasi dengan kios Shaakira di tebet ya.

Dari sharing semalem, yang berlangsung hingga hampir tengah malam, Yassir dan saya seperti diberikan petunjuk dan bantuan dari teman2 yang sudah merasakan mengelola bisnis seperti yang ingin kami miliki. Mulai dari hitung-2 bahan baku untuk layout design sederhana, pemasangan sign store kami yang kebetulan telah dikunjungi mas rosihan dan mbak inez waktu berada di sekitar tebet siang harinya hingga tempat belanja produk untuk mengisi kios kami tsbt. Wow, dahsyat, lengkap sekali kan ;-)..duh..pulang dari duren tiga malahan gak bisa tidur dan berangan-2 terus.

InsyaAllah proses persiapan tokonya tidak jalan ditempat loh..sudah bergulir terus dan rasanya tidak sabar dan deg-2an menununggu launchingnya. Sudah ditentukan produk yang akan kami taro disana adalah produk fast moving seperti Kerudung/Jilbab, sedikit blus muslim, koko dan mukenah, aksesoris dan pelengkap muslimah seperti manset, ciput dan kaus kaki. Kios kami tidak dilengkapi dengan AC dengan pertimbangan untuk memberikan konsep toko yang sedikit terbuka sehingga tidak membuat orang enggan datang, masuk dan melakukan transaksi. Contoh layout design sudah ada tinggal ukur-2 disesuaikan dengan luas toko dan belanja bahan-2 di Metro Tanah Abang. Amin Ya Rabb, Engkau berikan kami petunjuk dan berilah kepada kami kebaikan atas usaha ini. Amin.

Salam,
Doris Nasution

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...