Skip to main content

Terbelenggu Pekerjaan Kantor ;-)

Setelah hari senin lalu, saya bolos ;D akhirnya pekerjaan numpuk di hari selasanya, wuih, benar-2 tidak ada waktu untuk mengurus kegiatan sesuai dengan visi saya untuk menjadi seorang yang TDA (baca : Tangan Di Atas), padahal niatnya 30 menit waktu lunch akan saya pergunakan untuk tanya-tanya ke instansi keuangan yang mungkin menyediakan solusi KTA. Yap, memang saya punya big project (untuk menjadi pemain yang sesungguhnya) dan alhamdulillah dana yang saya punya sekarang walaupun dah dikorek-korek tetap saja belum cukup...tetap bersyukur karena dengan begitu saya menjadi lebih kreatif lagi..padahal sang pemilik tempat yang ingin saya sewa sudah mendesak dan menentukan hari pembayaran yang sangat membuat perut saya mules hehe..tapi tetap cool man, Insya Allah saya yakin Allah Tidak Pernah Tidur dan akan selalu membukakan dan memudahkan jalan saya.

Komunitas TDA menjadi tempat referensi saya, kontak beberapa teman dekat yang bisa memberikan solusi bagaimana cara yang paling tepat sasaran untuk negosiasi dengan pemilik tempat dan juga mencari calon investor yang tepat dengan kekuatan pikiran, hmm memang belum berhasil saya lakukan tapi sangat inspiratif dan praktikal sekali. Dahsyat ya kekuatan pikiran itu..Dalam minggu depan, impian saya untuk menjadi seorang pemain yang sesungguhnya akan terwujud, dengan Ridho Allah, saya bersiap untuk menerima (receive) apa jawaban alam semesta atas apa yang saya minta (ask)-The Secret Movie. Saya Percaya.

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...