Skip to main content

Ketika pilihan untuk menjadi Enterpreneur itu datang

Ya bagi sahabat-2 pembaca setia blog ini tentu sudah tahu kalau Outlet Jilbab & Kerudung Shaakira bisa terwujud dengan alasan seperti yang saya tulis di judul artikel ini.

Ketika keinginan itu datang dan di dalam prosesnya saya bisa memilih untuk menikmati gairahnya (passion) dan kehidupan yang lebih menantang (challanging life), saya telah dan akan terus belajar dan dari tantangan-2 itulah saya telah bertumbuh setiap harinya.

Pilihan itu datang bukan karena saya ingin mendapatkan kebebasan sejati dalam bidang keuangan seperti yang sering saya baca, financial freedom at younger age (walaupun akhirnya itu akan menjadi akibat dari pilihan menjadi enterpreneur). Tapi apakah ada kebebasan sejati di didunia ini? Pilihan itu datang lebih karena keinginan saya untuk bebas mengatur waktu dan apa yang ingin saya lakukan setiap harinya dan tidak perlu harus bekerja setiap harinya untuk membayar semua pengeluaran, tagihan-2 rutin dan keperluan keluarga lainnya.

Takut kekurangan uang...! Itu memang yang saya rasakan dan kadang-2 mendominasi pikiran saya jika impian untuk berhenti bekerja di akhir tahun ini benar-2 menjadi kenyataan. Lumrah. Setelah 7 tahun terus menerus bekerja sebagai pegawai kantoran...merasakan kemapanan dalam hal keuangan dan hanya menukar waktu saya setiap harinya dengan rasa aman, tentram dan alhamdulillah selalu berkecukupan di dalam membantu keuangan keluarga.

Berharap melewati proses transisi yang aman, stabil dan lancar. Berharap saya bisa lebih menikmati hidup setelahnya dan keyakinan yang begitu kuat terpatri di pikiran saya bahwa "Allah itu Ada dan saya yakin rizki itu Allah yang mengatur". Dan saya ingin berbuat lebih banyak lagi bagi umat di muka bumi ini. Dengan terus bekerja di kantor saya hanya terus menerus berusaha untuk bertahan hidup dan kehilangan kebahagiaan untuk berbagi rizki dengan yang lainnya. Setiap bulannya, penghasilan yang diterima setelah dipotong pajak hanya bisa memenuhi kebutuhan-2 fisik keluarga. Saya kehilangan moment untuk bersama Adiva melewati hari-2 nya bertumbuh dari seorang anak kecil yang lincah, polos dan pandai dan kini mulai memasuki hari-2 nya di Sekolah Dasar.

Waktu terus bergulir, tak terasa kurang 6 bulan lagi menjelang bulan Desember 2007, saya berharap untuk bisa berhenti mengandalkan "kemapanan" hidup yang telah saya lalui selama 7 tahun ini. Hati kecil ini bahkan berharap "Tuhan izinkanlah keinginan saya ini bisa terwujud, bahkan dalam waktu yang lebih cepat lagi"...karena dalam keadaan sekarang ini pun, saya sangat-sangat memiliki keterbatasan waktu untuk mengurus keluarga, tugas-2 di kantor dan mengurus my baby "Shaakira"...Adiva pun menyampaikan hal tersebut tapi saya terus berusaha memberikan gambaran padanya, bahwa ini demi impian untuk bisa mendampinginya juga ketika mulai masuk SD di bulan Juli nanti...

Saya yakin impian ini akan terwujud bahkan dalam waktu yang lebih cepat lagi !!!

Dikutip dari buku Brad Sugars: Billionaire in Training

"When you choose to be an enterpreneur, you choose an amazingly passionate and challenging life. It's trough that passion that you learn so much, but it's trough the challenges that you grow so much" so do keep on ACTION.

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...