Skip to main content

Follow up and follow up

Salah satu cara yang saya aplikasikan di outlet Shaakira saat ini adalah secara konsisten mengirimkan sms kepada pelanggan-pelanggan prioritas kami yang saat ini jumlahnya belum mencapai 50 orang.

Kalau pulsanya cukup, maka setelah kulakan di hari sabtu sore, saya mesti melayangkan sms yang bunyinya "Asswrwb, bpk/ibu pelanggan prioritas kami. Hari ini di outlet Shaakira dtg brg2 baru jilbab permata, blus2, bros and juga jilbab model-2 baru dari Zoya. Datang/sms kami untuk pemesanan. Terimakasih".

Pendekatan diatas masih dalam tahap T&M alias Test and Measure. Dan diukur setiap minggunya. Bagaimana cara mengukurnya? Karena sudah langganan, maka mereka biasanya ngomong "Saya dapet sms nih, mana barang barunya?" Gotcha, berarti pendekatan diatas ada juga yang merespon..dan ada juga yang mereply sms saya tersebut dengan pertanyaan-2 misalnya "jilbab Zoya itu seperti apa ya mbak?" khususnya untuk pelanggan2 online yang belum feel-n-touch produk tersebut.

Dan saya pun tidak pernah bosan mengirimkan sms yang sama setiap minggunya..dengan informasi produk-2 baru yang berbeda. Mungkin saja di minggu ini mereka mengatakan tidak ingin belanja, tapi bukankah masih ada kemungkinan untuk belanja di minggu depannya hehehe.

Satu lagi variabel yang belum saya masukkan kedalam follow-up message melalui sms yang saya layangkan yaitu "Waktu yang dibatasi". Saya sedang berpikir untuk mencoba melayangkan offer dengan waktu yang terbatas/limited. Dan juga ingin melihat bagaimana hasilnya.

Nah hari ini saya ingin jaga toko dulu ya, because it's surely fun and just like a game. Saya ingin menjadi mahir dan menguasainya. Ohiya, saatnya juga untuk memonitor old stok dan memikirkan apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkan stok tersebut..apakh menjualnya secara grosiran dengan harga yang unbelieveable? well, belum tahu...kita lihat saja nanti.

Semoga bermanfaat ya ;-)

Salam,
Doris Nasution
Owner, "Shaakira"
Outlet Jilbab & Kerudung Pilihan
Tebet Barat, Jakarta Selatan
YM:dorisnst | HP:0815-860 38 678

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...