Skip to main content

Mulai bisnis lebih awal

Ah postingan-postingan terakhir ini selalu dipenuhi rasa syukur. Kali ini bersyukur karena kami sudah dibukakan oleh-Nya dan diberikan keberanian untuk mengambil resiko dalam menjalankan suatu bisnis/usaha.

Kenapa tiba-tiba saya menulis tentang hal ini, karena semalam kami berdua bertemu seorang saudara dari daerah yang posisinya sudah enak disalah satu perusahaan ternama di seluruh dunia. Memang nyaman posisinya, apalagi hal tersebut benar-2 didapat melalui perjuangan, langkah-langkah yang konsisten menapaki jenjang karir dari bawah.

Entah darimana datangnya berita, akhirnya beliau tahu bahwa kami sedang merintis usaha saat ini. Komentarnya "Hebat kalian berdua, sudah memulai diusia seperti sekarang ini, masih muda, kalau saya saat ini sudah 50 tahun mau bisnis apa saja saya masih bingung dan belum berani". Apalagi taruhannya adalah biaya sekolah putrinya yang baru saja menapaki gerbang universitas. Saya pun tercenung dan kelu, hmm bagaimana bisa meresponnya ?, pikir saya. Ah tak usah direspon, cukup katakan dalam hati ini bahwa kami pun sangat-sangat bersyukur atas berkat dan pertolongan Allah akhirnya kami berani untuk memulai usaha dan bergantung sepenuhnya hanya kepada Yang Maha PASTI dan meyakini hal tersebut. InsyaAllah.

Kalau dulu berpikir bahwa menerima income bulanan yang pasti dari tempat bekerja adalah sesuatu yang sudah pasti ada walaupun saya tidak bekerja optimal, saat ini saya pun berusaha untuk beranjak dari pikiran tersebut dan berusaha mengubahnya menjadi "bergantung kepada sesuatu yang lebih PASTI, Maha PASTI" yang tak lain tak bukan adalah Allah SWT semata.

Dulu rupanya saya tidak percaya, tidak meyakini hal tersebut dan meyakini bahwa gaji bulanan sayalah yang paling pasti menjamin keberlangsungan hidup setiap bulannya...Saat ini perubahan-perubahan menuju individu yang lebih baik, dialog-dialog yang disampaikan kepada-Nya dalam doa saya setiap saat telah membuat diri ini terus memperbaiki diri...dan terus merasa bersyukur atas keberlimpahan ini. InsyaAllah dengan memperbaiki motivasi dibalik bisnis ini untuk tetap exist bahkan hingga 100 tahun lagi, kami bisa memberikan manfaat bagi sesama umat dan menjadikannya ladang amal bagi kami. Amin.

Salam,
Doris Nasution
Owner, "Shaakira"

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...