Skip to main content

Never loose focus

Berdua dengan Yassir nonton acara Billionaire... yang mendatangkan Mr. Trump sebagai tamunya membuat saya mencatat banyak hal kesimpulan. Dan salah satunya adalah kata-katanya yang menyebutkan dalam berbisnis, jangan pernah sekali pun kehilangan fokus.

Ia pernah gagal ketika kehilangan fokus di tahun 80-an. Mungkin maksudnya fokus terhadap impian kita ya. Itu kesimpulan saya. Tahu apa yang kamu impikan dan ciptakan impian itu dalam kondisi yang paling ideal yang bisa terbayangkan oleh pikiran kita. Abis itu tinggal di wujudkan deh. Gampang menurutnya. Ya mudah-2an gampang juga untuk saya mencoba resepnya.

Kalau balik-2 lagi ke LoA, memang kita menarik apa yang kita pikirkan (fokuskan). Sejalan sih dengan apa yang dijabarkan oleh si Mr. Trump itu. Ah sudah ya, tidak usah membahas lebih lanjut lagi. Intinya sudah dapet, FOKUS.

Kunjungan Pasutri TDA semalam

Alhamdulillah, Shaakira terus menerus mendapatkan perhatian dari sahabat-sahabat TDA. Semalam mas hantiar, mbak waru dan baby-aisyah datang mengunjungi outlet jilbab mungil Shaakira. Saking betahnya (cieee) kami berpisah ketika rolling door toko ditutup. Sekitar jam 7.30 malam. Senang sekali dikunjungi, diberi masukan yang baik dan bertukar cerita yang insyaAllah bermanfaat.

Sayang saya tidak membawa kamera, sehingga tidak bisa mengabadikan momen berharga semalam.

Produk yang dihasilkan oleh mbak waru, FIT NINE memang dijajal di outlet Shaakira. Dan alhamdulillah cocok dan masuk dengan selera target market toko. Terbukti terjual 70% dari stok awal. Saya pun yakin untuk melanjutkan sinergi ini dan berharap sudah ada lagi produksi yang terbaru dari merek tersebut. Selain itu juga, saya mulai menjajal sebuah brand baru dari Jogja, khususnya untuk baju-muslim-ekslusif. Belum ada yang terjual dari pesanan awal saya, 6 buah blus sifon cantik dan mewah tersebut. Semoga intuisi saya tidak meleset ketika memutuskan untuk membawa produk dengan merek-2 baru tersebut bagi pelanggan Shaakira.

Satu lagi brand baru jilbab berbahan spandek balon akan saya jajal. InsyaAllah minggu depan sudah ada barangnya. Alhamdulillah perkenalan dengan produsennya terjadi ketika bazar di Sunter, bulan puasa yang lalu. Dan kemarin produsen tersebut menghubungi saya untuk menjajal produknya di toko. Ya kita coba saja, karena saya lihat kualitas produk dan jahitannya bagus sekali. Rapih dan ekslusif. Dan pastinya bukan produksi masal.

Bring out to the world
Itu adalah proses yang sedang dialami oleh suami saya, Yassir. Alhamdulillah, dalam usahanya untuk memamerkan karya-karya seninya, ia pun sudah ber-gerilya membawa foto-foto karya ke bebeberapa galeri yang alhamdulillah merespon positif. Semoga realisasi impiannya terwujud dalam waktu dekat. Amin. Dan saya yakin usahanya akan membuahkan hasil. Hanya menunggu waktu yang tepat saja.

Terus semangat untuk bergerak dan berkarya ya.

Salam,
Doris Nasution
Owner, "Shaakira"
Outlet Jilbab & Kerudung Pilihan
Tebet Barat, Jak-Sel
Email: dorisnst@yahoo.com | YM:dorisnst | HP:0815-86038678

Comments

Anonymous said…
shakiraa ni tebetnya sebelah mana ya bu? penasaran juga hendak nengok langsung :)
mestinya ndak jauh dari tempat saya ngumpul di ideego: http://www.ideego.com/contact.php

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...