Skip to main content

Resolusi 8 yang heboh bangets!

Entah kenapa, saya bingung juga mau menulis apa nih mendapat PR dari mbak ina BIB, mbak Erryza BIB dan pak Abduh TDA untuk membuat 8 resolusi di tahun 2008.

Puyeng jadinya. Bolak-balik buku catatan saya yang sudah keriting dan sudah disiapkan gantinya untuk tahun 2008, eh tahu-tahu nyantol melihat goresan tangan saya di tanggal 03 Nov 07 yang lalu.

Disana ada judul Target 2008, dan berisi 10 daftar target saya. Wow, suatu kebetulan yang menyenangkan. Saya tinggal copy-paste saja deh 10 daftar itu dan saya ringkes menjadi 8..heheh..biar gampang.

Oke, saya mulai ya, bismillahirrahmanirrahim.

Satu
Membayar zakat & sedekah rutin karena-Nya

Dua
Menjadi lebih hidup, lebih bersyukur, lebih mengurus keluarga, mau juga liburan ke bali dan gili trawangan hehe..so excited.

Tiga
Mempersiapkan keberangkatan haji mama

Empat
Punya anak lagi :) semoga dapet anak cowok...biar sepasang

Lima
Punya 2 toko offline lagi dengan modal luar (investor & bank). InsyaAllah yang pertama akan segera launching. Judulnya "Shaakira Buahati". Sekarang saya sedang mencari mentor yang terbaik di bidang itu. Kalau ketemu pakar pebisnis dengan lini bisnis pakaian anak tolong dong di saya diberitahu ;-) heheh biar bisa berguru langsung. Tq.

Enam
Sistem sudah berjalan dengan rapih dan memiliki website Shaakira yang representative.

Tujuh
Punya income bersih dari bisnis 20 juta/bulan.

Delapan
Punya karyawan untuk mengurus online order dan markas/rumah untuk operasional harian Shaakira.


Nah sekarang meneruskan resolusi berantai ini, ke siapa ya?..eng..ing..eng..bersiap ya...


1. Vina
2. Sulina
3. Febby
4. Mutia - my sister
5. Yassir
6. Tina
7. Eka dan
8. Ryad

Semoga dimudahkan dan dikabulkan Allah semua keinginan-keinginan di tahun depan.
Amin.


Salam,
Doris Nasution
Owner, "Shaakira"
Outlet Jilbab & Kerudung Pilihan
Tebet Barat, Jak-Sel
Email: dorisnst@yahoo.com | YM:dorisnst | HP:0815-86038678

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...