Skip to main content

Betapa Bersyukurnya

Hasil evaluasi belajar Diva di semester pertama kelas I SD kemaren sudah diambil. Senang sekali melihat hasilnya. Alhamdulillah. Walau disekolahnya tidak ada urutan peringkat, saya sangat bersyukur melihat nilai rata-2 rapornya. Nilainya 8,63.

Terlebih lagi karena saya terlibat 100% dalam proses pembelajarannya dirumah :). Dan kami berdua sangat intens menyiapkan diri sebelum minggu UAS berlangsung. Dan yang terpenting lagi diva tidak kehilangan momen kegembiraannya untuk bermain dan eksplorasi dirumah. Karena saya memang tidak memaksanya untuk ikut les-les tambahan lainnya selain TPA, untuk belajar mengaji.

Membangun kecintaan untuk belajar secara mandiri, rasanya itu lebih penting daripada memaksanya untuk menjadi seorang yang perfeksionis dan harus mendapatkan angka 100 dalam kesehariannya.

Terima kasih Tuhan, saya menjadi sangat bersyukur karena sejak menjadi full TDA saat ini, saya menemukan banyak sekali kebahagiaan dan kedamaian dalam hati ini.

Salam,
Doris Nasution
Owner, "Shaakira"
Outlet Jilbab & Kerudung Pilihan (Kerudung El-Zoya, Jilbab Permata, Jilbab Rabbani)
Tebet Barat, Jak-Sel
Email: dorisnst@yahoo.com | YM:dorisnst | HP:0815-86038678

NB: 2 hari ini cuacanya sangat baik dan terlihat hasilnya di omset penjualan toko Shaakira yang sedikit membaik dibandingkan hari-hari sebelumnya. Syukurlah. Orderan via internet juga sudah menggeliat kembali. InsyaAllah terus menerus konsisten dan berusaha memberikan yang terbaik untuk pelanggan. Proses pencarian kredit juga terus dijalani, hahaha, niat sekali ya dan kali ini KTA menjadi solusi yang paling buntut. Doakan saya bisa segera mewujudkan toko yang ke-2 dalam waktu dekat ini. InsyaAllah.

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...