Skip to main content

Prestasi di Frekuensi Lain

Sudah hampir 2 bulan saya masuk ke frekuensi lain selain TDA, main dan ingin serius juga loh di Oriflame ternyata membuahkan hasil yang cukup membanggakan hati saya. Walaupun masih di level 2 terbawah (6%) paling tidak saya senang karena saya bisa menjalankan bisnis baru ini dengan promosi online hampir bisa dibilang 100%.

Online bisa melalui internet, fax, sms dan telpon akhirnya tercatat saya memiliki beberapa orang downline. Di laporan akhir bulan Maret, jadilah saya naik peringkat dengan poin 746, not bad utk seseorang yang belum 2 bulan disana dan yang cool, calm dan confident ngejalanin bisnis barunya ini.

Seberapa mampu saya untuk menjalani bisnis ini dan seberapa besar keinginan saya untuk bercokol dan bertitel 21% sehingga bisa membentuk dan mengembangkan Jaringan saya sendiri? Jawabannya sangat BESAAAAAR, karena saya ingin memiliki sumber penghasilan lain yang bisa menjadi alat untuk saya membuka lapangan pekerjaan lagi untuk orang lain.

Buat saya ini suatu prestasi, karena memiliki impian untuk bisa berhasil di frekuensi ini ternyata membuat langkah dan arah pergerakan saya menjadi lebih fokus lagi.

Ini laporan prestasinya ya....

Doris 158.82 746.82
Eva 81
Adelina 7
Dwi Fatan 75 150
Dian Kartika 75
Sukmasari 200 200
Sulina 75
Canina 75

Buat yang bingung bacanya, segera kontak untuk minta dijelaskan dengan poin segitu dapet bonus berapa rupiah yahh hehehe...yang jelas ada peningkatan dan bisnis ini memang benar-benar terbukti memberikan rupiah ke rekening saya dan jumlahnya tergantung seberapa keras dan cerdasnya kamu dalam menjalankannya.

Sekarang saya sedang menanam sawah saya, insyaAllah tahun depan sudah panen itu pun dengan syarat jika saya konsisten dan berpegang teguh kepada keinginan untuk mewujudkan mimpi-mimpi saya yang banyak itu.


Salam,
Doris Nasution
YM: dorisnst | dorisnst@yahoo.com
Website : www.butikshaakira.com

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...