Skip to main content

Pelajaran dari Jaga Toko Part II

Masih dari pengalaman jaga toko di H-4 menjelang lebaran yang lalu, saya pun kembali ingin sharing beberapa kejadian yang layak diceritakan kembali melalui notes ini :)

Cerita 2
-------------
2 pasang pasutri kakak-beradik masuk kedalam toko ButikShaakira. Dari percakapan mereka saya menyimpulkan bahwa salah satu istri dari pasutri tersebut sudah melakukan brwosing webstore ButikShaakira.Com terlebih dahulu dan mengerti beberapa produk yang memang diminatinya ketika browsing.

Akhirnya pilihan untuk mencari sarimbit ayah bunda untuk kedua pasutri tersebut dapat. Model Sarimbit Ayah Bunda AZKA - Coklat dan yang berwarna biru dongker. Sang istri yang sudah tahu semua produk yang disediakan oleh ButikShaakira berulang kali berkata kepada suaminya, seperti percakapan ini ketika mereka sedang mencari sebuah hadiah untuk sang ibunda mertua.

Istri : "Mas aku mau juga loh setelan dan gamis yang ini, sambil mencari-cari model setelan untuk ibunda."
Suami : "Lah tadi kan kamu sudah dapat gamis yang coklat, sambil selonjoran duduk karena pegel."
Istri : "Iya mas, tapi yang ini juga bagus lho, aku juga mau, sama kerudungnya juga ya mas, sahut sang istri ngeyel" hehe
Suami : sambil melihat ke saya, dia bilang "Aduh mba gawat saya kalau bawa istri saya kesini, semuanya dia mau beli, bahaya kantong saya mba"...
Istri : ketawa masem sambil tetep sibuk mencari baju buat sang bunda

Akhirnya sebuah setelan celana berhasil dipilih dan alhamdulillah ukuran yang diinginkan pun ada stoknya. Kedua pasutri itu pun pulang.

Keeseokan harinya
suami-istri yang membelikan setelan celana untuk bunda mereka datang kembali dan berniat untuk menukarkan produk tsbt dengan ukuran yang lebih kecil. Sayangnya stok ukuran yang lebih kecil sedang kosong di toko kami. Jadilah mereka memutuskan untuk menukar dengan model lainnya.

Sambil memilih, sang istri tak tahan juga untuk membuat proposal permohonan sebuah gamis untuknya 1 buah lagi. Karena dia suka semua barang2 yang ada di ButikShaakira, katanya. hihihi...teteup usaha ya bu :D

Saya dengar jawaban sang suami, "bulan depan sajalah bu, kan kemarin sudah beli gamis coklat"...kekekek....sabar ya paakkk...kata saya dalam hati...memang toko kami ini sangat menggoda para ibu-ibu ;-)

Setelah mendapat setelan pengganti untuk sang bunda, di kasir sang istri tetap usaha membujuk suaminya agar dibolehkan membeli sebuah kerudung Paris...hahaha...akhirnya luluh juga hati sang suami dan selain menukar barang, sebuah kerudung paris pun tertulis di nota penjualan kami hari itu.

Terima kasih banyak ya Pak, bu...sering-sering berbelanja di toko ButikShaakira yaa...

Salam,

Doris Nasution I'm @ home, making money and grow my personality ;-)
YM: dorisnst | dorisnst@yahoo.com | www.dorisnasution.blogspot.com
Mau cari busana muslim & kerudung terbaru ? disini tempatnya www.ButikShaakira.com
Mau mendapatkan penghasilan dari bisnis online? ini yang paling tepat ada duitnya www.BisnisImpianBunda.com

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...