Skip to main content

Sepatu

Sudah lama saya tidak membeli sepatu hak tinggi. Tahunan rasanya. Saya memang fan sejati flat shoes. apalagi ditambah dengan sifat yang jauh dari konsumtif, saya bisa dibilang tidak memiliki koleksi lengkap sepatu, sandal dan tas-tas bermerk khas seorang wanita Urban masa kini :)

Alhamdulillah, begitulah saya adanya. Membeli barang sesuai dengan kebutuhannya saja. Kalau tidak perlu yah tidak dibawa pulang. Apalagi disimpan-simpan untuk dijadikan koleksi.

Karena alasan menghadiri acara Gala Dinner Oriflame yang pertama di Pacific Place, pada bulan February yang lalu, akhirnya saya hunting sepatu berhak tinggi. Pencarian dilakukan juga H-1 sebelum acara. Maklum tidak punya koleksi sepatu dan tas yang layak dipakai ke acara bergengsi tersebut. Syukurnya kok ya nemu. Yang simple, haknya tinggi dan berwarna netral.


Sampai dirumah, anak-anak langsung membongkar tas belanjaan ibunya dan mencoba-coba 2 pasang sepatu tinggi yang saya beli. Ekspresi mereka terhadap hal yang baru ini membuat saya tertawa. 

Celetukan sang kakak yang bilang, "Ibu, sepatu ini keren banget, nanti Diva pinjem yah" dan juga keingin tahuan sang adik untuk ikut mencoba sepatu tersebut membuat saya tersenyum geli.
Tengok saja gaya mereka disini, seneng bener deh kelihatannya he he he he



Ya mereka sangat meniikmati sepatu (koleksi) baru berhak tinggi milik ibunya. Meski ketika saya pakai di acara Gala Dinner tersebut, betis rasanya naik dan pegel banget ketika berjalan. Rasanya saya perlu mencari tahu cara jalan yang benar dengan menggunakan sepatu berhak. Tapi demi penampilan perdana, rasa sakit itu hilang tak terasakan kembali. Beauty is hurt beybeh :)...tengok saja senyum saya di atas panggung, nampak begitu senang hihi


Semoga di Gala Dinner tahun depan sepatu berhak tinggi sudah jadi teman saya.

Salam,

Doris Nasution I'm @ home, making money and grow my personality ;-)
YM: dorisnst | dorisnst@yahoo.com | www.dorisnasution.com
Mau cari busana muslim & kerudung terbaru ? disini tempatnya www.ButikShaakira.com
Mau mendapatkan penghasilan dari bisnis online? ini yang paling tepat ada duitnya www.BisnisImpianBunda.com

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...