Skip to main content

Tausiyah dan Pengajian Rutin ButikShaakira.Com

 
Mulai dari yang kecil, alhamdulillah, tausiyah dan pengajian rutin Butikshaakira.com telah berlangsung setiap hari Jumat. Insya Allah konsisten, belajar bersama agar hati selalu terus dipenuhi cinta terhadap Allah SWT :)
 
Seminggu sebelum ramadhan, kegiatan tausiyah dan pengajian ini bermula. Ustadzah Rini yang mengajar di sekolah Adiva, saya undang untuk mengisi acara ini agar di bulan Ramadhan kami tetap memanfaatkan waktu untuk memperoleh pahala Allah yang berlimpah-limpah. Mengejar target dalam dunia bisnis, tak mau membuat kesempatan bulan Ramadhan yang satu tahun sekali ini terlewat begitu saja. 
 
Setiap hari Jumat, kami semua meninggalkan aktivitas bisnis dan duduk bersama-sama membaca Al-Quran. Ada Yana, Nita, Santi, Susan, Lis, Isfan, Saya, Adiva dan Aliyah belajar bersama :) . Tidak terlalu lama, hanya makan waktu 1-2 jam saja. Tapi untuk saya pribadi, itu sangat membuat hati ini damai dan tenang menyelesaikan hari Jumat yang penuh barokah.
 

Majelis pengajian mini ini sudah dimulakan. Insya Allah terus disempurnakan. Tiada niatan lain selain ingin menjemput rahmat-Nya dan tetap berada dalam koridor ingin memberikan manfaat kepada sebanyak-banyaknya ummat. 

Semoga usaha ButikShaakira.Com nanti bisa membawa kami semua menapaki rumah Allah di tanah suci. Amiin.  Saya ini yakini usaha ini meski kecil bisa memberangkatkan yang shaleh dan shalehah menunaikan ibadah haji/umrah. Bantu kami wujudkan itu ya Rabb. Semuanya tergantung niatnya. Semoga Engkau tetap meluruskan niat kami. Amiiiin.....

Wassalam,

Doris Nasution - I'm @ home, making money and grow my personality ;-)
YM: dorisnst | Blog : www.dorisnasution.com | 0858-14158018
Mau cari busana muslim & kerudung terbaru ? disini tempatnya www.ButikShaakira.com
Mau mendapatkan penghasilan dari bisnis online? ini yang paling tepat ada duitnya www.BisnisImpianBunda.com

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...