Skip to main content

Menurunkan Berat Badan dengan Nutrishake

CHECKLIST HARIAN

Untuk mengurangi berat badan, konsumsi NutriShake 30 menit sebelum makan siang dan makan malam.


1. Untuk menjaga berat badan dan level energi yang stabil, minum shake diantara makan utama atau jika ingin mengkonsumsi makanan yang manis.

2. Ikuti rekomendasi Plate model untuk mengatur komposisi makanan Anda.
Sarapan, makan siang dan makan malam di waktu yang sama setiap hari. Atur alarm Anda atau gunakan aplikasi “Weight Loss Assistant” di iPhone Anda!

3. Hindari makanan yang digoreng, mengandung garam dan cemilan yang manis-manis, makanan penutup, mentega, saus krim, keju, sosis, roti putih/pasta/nasi dan soda/minuman yang manis-manis.

4. Kukus, rebus, bakar atau panggang makanan Anda. Pilih minuman yang mengandung karbonasi.

5. Fokus saat makan: jangan menonton televisi atau bekerja saat makan.
Makan secara perlahan – Anda akan merasa kenyang setelah 20 menit Anda makan.


6. Sikat gigi setelah makan – hal ini akan mengurangi keinginan untuk makan lagi atau makan makanan penutup.

7. Berjalan kaki selama 30-60 menit setiap hari.
Lakukan angkat beban, aerobik, bersepeda, dansa dan lain-lain setidaknya selama 30 menit, tiga kali dalam seminggu.

8. Tidur selama 8 jam setiap hari.
Tidurlah lebih cepat!

9.Batasi konsumsi alcohol Anda 0-1 gelas per minggu selama program weight loss.

Ayo kita mulai sekarang untuk konsumsi Nutrishake.
Langsung order yang rasa Vanila (22786) dan strawberry (22796).

Harga membernya hanya Rp. 368.500 untuk 21x minum, jadi sekali minum cuma 17,547 aja kok.

Sehari minum 2x yaa bisa untuk menurunkan berat badan dan menaikkan berat juga kok.

Kontak aku aja ya kalau berminat dgn Nutrishake :)

Informasi ini aku ambil dari www.oriflame.co.id





Regards, Doris Nasution 0821 23 979 058 | www.DorisNasution.com | PIN BB : 27FF92E4 | twitter: @dorisnst

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...