Skip to main content

7 Manfaat Menulis dengan Tangan


Menulis tangan memang jauh lebih sulit jika dibandingkan mengetik. Apalagi sekarang ini kita lebih sering mengetik di handphone atau laptop daripada menulis di notebook dengan pulpen. Alasannya tentu saja karena kepraktisan. 

 

Padahal kebiasan menulis dengan tangan memiliki banyak manfaat, paling tidak ada 7 manfaat penting yang  dapat meningkatkan daya ingat dan kreativitas saat menulis dengan tangan :

 

1.     Meredakan stres

Menulis dengan tangan hampir mirip seperti meditasi. Diperlukan fokus dan perhatian untuk dapat menuliskan kata yang diinginkan. Tindakan ketika menekan pulpen ke atas kertas saat menulis dapat meredakan stres dan memberikan rasa tenang .

 

 

2.     Menyederhanakan kerumitan di pikiran

Sering kali menumpuk begitu banyak hal yang harus dituntaskan dalam suatu waktu yang membuat diri menjadi panik. Dengan memindahkan hal-hal yang begitu banyak di dalam pikiran, cobalah untuk menuliskan ke notepad dengan tulisan tangan agar lebih jernih dan melepaskan rasa tegang yang datang. 

 

Sering kali setelah dipindahkan ke dalam tulisan, semua yang tadinya terlihat ruwet menjadi lebih sederhana dan mudah untuk diselesaikan secara bertahap.

 

3.     Meningkatkan koordinasi pikiran, mata dan tangan

Menulis dengan tangan dapat meningkatkan fokus dan koordinasi antara pikiran, mata dan tangan. Di era yang serba cepat ini, cobalah untuk melambatkan ritme dengan menulis tangan. Apabila dilakukan secara teratur setiap hari selama 15 hingga 30 menit dapat membantu meningkatkan rasa tenang dan mendorong Kesehatan mental yang lebih baik.

 

4.     Sebagai sarana ekspresi yang lebih jujur

Tak semua orang dapat mengekspresikan diri dan apa yang sedang dipikirkannya melalui verbal, karena itu jangan ragu untuk menulis dengan tangan untuk mengekspresikan perasaan dan pikiran yang lebih dalam. Dalam proses menulis, sering kali kita juga akan menghadapi proses refleksi dan berpikir untuk mengkomunikasikan hal dengan lebih baik dan sempurna agar apa yang dimaksud dapat tersampaikan dengan lebih utuh.

 

5.     Efektif untuk menghafal dan belajar

Menulis materi pelajaran dengan tangan dapat mendorong proses mengingat dengan lebih baik. Tulisan tangan mendorong aktifitas motorik yang aktif hingga membuat materi belajar lebih cepat dipahami dan bertahan lebih lama.

6.     Meningkatkan kreativitas

Menulis dengan tangan kerap memancing ide-ide baru bermunculan. Sering kali saat menulis dengan tangan, belum selesai sebuah kalimat ditulis, sudah ada ide-ide baru yang bisa ditulis untuk mengembangkan dan menguatkan kalimat yang sedang ditulis. Hal itu terjadi karena otak menjadi rileks, tenang dan dapat fokus Ketika aktivitas menulis dilakukan.

 

7.     Salah satu obat awet muda 

Menulis dengan tangan secara teratur dapat membantu otak tetap aktif terjaga. Kebiasaan berpikir dan menuliskan buah pikiran serta perasaan melalui tulisan tangan dapat menjadi salah satu obat bahagia. Hal ini dapat memunculkan perasaan tetap produktif sehingga bisa membangkitkan Kesehatan fisik dan mental yang lebih sehat yang membuat menjadi lebih awet muda.

 













Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...