Skip to main content

Wajah-Wajah TDA di Media

Postingan ini saya kutip dari blog pak Roni yang sangat inspiratif banget itu...

Belakangan ini saya punya kebiasaan memborong beberapa majalah dan tabloid bisnis. Mulai dari SWA, DUIT!, Pengusaha, Wirausaha dan Keuangan (WK) dan Peluang Usaha. Kenapa? Karena isinya pasti ada teman saya dari TDA.

Di majalah WK terbaru ada tulisan mengenai saya, Bu Doris, Bu Nadia dan teman-teman milis Bismart, yang sebagian juga adalah member TDA. Di majalah DUIT! terakhir juga terpampang profilnya Bu Roess, pemilik Bakmi Patriot17.

Kalau dulu, saya baru diliput oleh majalah Pengusaha setelah berbisnis 3 tahun lebih. Sekarang, buka usaha 4 bulan saja sudah bisa mejeng di majalah. Itu bedanya sekarang. Sekarang ini majalah bisnis banyak sekali. Jelas, pertanda baik bagi para pebisnis pemula untuk mencari informasi. Peran majalah bisnis ini pun tidak kecil dalam menumbuhkan semangat berwirausaha yang sedang marak di Indonesia saat ini.

Nah, untuk mencari berita tentunya majalah-majalah ini berburu ke tempat berkumpulnya para pebisnis ini. Salah satunya adalah di Komunitas TDA.

Begitu pula kecenderungan yang terjadi di dunia perbukuan. Buku-buku bisnis dan kewirausahaan laris manis. Penerbit pun tidak lagi jual mahal seperti dulu. Mereka saat ini malah aktif mengejar-ngejar naskah untuk diterbitkan. TDA pun kebagian. Insya Allah, saat ini buku TDA sedang disusun dan segera diterbitkan oleh Mizan.

Saya juga sering ditanya, kapan mau nulis buku? Niat saya tentu ada. Tinggal tunggu tanggal mainnya aja. Menulis blog seperti ini adalah salah satu cara saya latihan dan mendisiplinkan diri untuk menulis.

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...