Skip to main content

Sate Padang sebagai kemenangan kami tadi malam

Sejak toko Shaakira memiliki 2 orang karyawan yang kompak dan insyaAllah amanah (itu harapan saya), omset di toko sudah mulai terlihat beranjak naik. Itu terlihat di 3 hari kebelakangan ini. Alhamdulillah.

Sebelum memutuskan untuk menambah satu orang SDM lagi, sebetulnya saya agak sedikit takut apakah bisa menggaji orang tersebut dari hasil usaha toko Shaakira. Apalagi saat itu omset nya masih naik turun, bahkan pernah juga 0 tidak ada transaksi sama sekali. Tapi keadaan memaksa apalagi Shaakira dalam proses pengembangan. Dimana saya tidak mau pasif menunggu orang datang ke toko saya tapi saya mau menjemput bola dan menawarkan paket-paket reseller kepada siapa pun di seluruh dunia ini...heheh. Akhirnya terwujud. Sudah tiga hari ini Shaakira dikelola (istilahnya deh) oleh 2 orang karyawan. Masing-2 mempunyai peranan yang berbeda dan sistem penggajian yang berbeda juga.

Puncaknya di hari minggu kemaren, 10 Juni, biasanya transaksi di toko Shaakira tidak tinggi jika hari minggu. Tapi entah kenapa kemarin itu pengecualian. Akhirnya terlontar target yang saya lemparkan sambil bercanda. Besok hari senin selalunya rame. Kalau mencapai target x rupiah, kita makan sate padang yah. Tertawa gembira Nur dan Olif menanggapi sambil mengucapkan "Amin" yang panjang :-)

Senin sore sepulangnya training VB.Net (weleh mumet deh aku)...mampir ke Outlet Permata untuk belanja stok jilbab permata yang sudah sangat menipis. Alhamdulillah sudah 2x kali dapat voucher untuk umrah karena belanja nya diatas minimal yang diharuskan..hehe..target selanjutnya adalah mendapatkan banner gratis untuk total pembelanjaan jilbab permata 5 juta/bulan. InsyaAllah tercapai bulan ini. Sesampainya di kios, transaksi masih separuh dari target yang aku minta. Tetap aku besarkan saja hati mereka berdua sambil mengganti baju-2 dan mukenah lukis yang dipajang di patung...persiapan untuk besok pikirku. Sebaiknya memang setiap hari kalau bisa kita ganti display barang di manekin. Agar terlihat tidak monoton dan membosankan.

Toko Shaakira tutup jam 7 malam, tapi mulai jam 18.30 pengunjung tidak henti-2nya datang. Alhamdulillah. Kami bertiga sibuk tapi santai melayani pelanggan yang memang sudah sering belanja di toko. Bahkan ada seorang reseller yang bisa dibilang selang 2-3 hari datang ke toko untuk belanja minimal 10 pcs jilbab untuk dijual kembali di kantornya di bilangan Gatot Subroto. Tadi malam belanjanya yang ke-3. Dan ada beberapa pesanan inden jilbab nya pak Haji Ali..wow..luar biasa...transaksi pun terus merangkak naik dan akhirnya melewati target. Langsung kuminta, Yassir (baca:suamiku) untuk membelikan kami semua Sate Padang di pasar.Kami bertiga pun tersenyum gembira sambil mengucapkan hamdalalah. Terima kasih Ya Allah (Lagi) Engkau kabulkan permintaan kami.

Karena sudah jam 9 malam, kami tinggalkan toko dalam keadaan sedikit berantakan hehe...banyak sekali stok-2 barang yang dikeluarkan dari lemarinya...dan kami pun segera menutup rolling door toko untuk pulang.

Mungkin kesimpulan ini terlalu cepat, tapi dengan menambah jumlah karyawan omset di toko kami beranjak naik. Suatu keajaiban. Jadi tanya kenapa saya takut untuk menambah cost pengeluaran di toko kami dulu? Karena saya juga masih belajar..dan terus belajar :-)

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Hari Pendidikan 1 Mei Dirayakan Seperti Apa?

Halo, Selamat Pagi :-) Bertemu lagi dengan tulisan baru hari ini. Ingin sekali menuangkan pemikiran tentang hari pendidikan nasional yang dirayakan kemarin, tanggal 1 Mei. Sudah sejauh mana hasil pendidikan kita ? Ah, rasanya terlalu sedih melihat hasil outputnya hari ini. Ketidakjelasan datangnya dari pemerintah. Belum ada blue print yang jelas. Lah wong setiap 5 tahun sekali berganti kebijakan dan akhirnya menimbulkan kebingungan bagi para pengajar dan murid-muridnya.  Apa sebenarnya tujuan pendidikan nasional kita? Menurut UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pasal 3, tujuan pendidikan kita adalah mencerdaskan bangsa dengan mengembangkan potensi pelajar agar menjadi orang yang cerdas, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri dan tentunya bertanggung jawab. Apakah tujuan tersebut sanggup kita capai dengan cara model pendidikan lama? Dimana pola tersebut fokusnya mungkin hanya di sekitar menghapal dan sekedar tahu permukaannya saja, dan...