Sebenarnya sudah terbayang kerepotan menghomeschoolingkan anak di rumah. Orang tua pasti merasakan susah, repot, bingung sekaligus khawatir akan kapasitas diri dalam menemani dan membimbing anak. Belum lagi muncul perasaan cemas akan kualitas hasil akhirnya kelak bagaimana ya. Wajar sekali. Apalagi selama ini orang tua juga dibesarkan melalui lingkungan sekolah yang linear, yang artinya setelah lulus SD lanjut ke SMP, SMA lalu kuliah atau langsung masuk ke dunia kerja. Tahapannya jelas. Nah, ketika keluarga saya ingin mengambil langkah yang berbeda dengan menghomeschoolingkan anak di tahun 2016, kami juga banyak galaunya. Mengingat ini jalan baru yang benar-benar berbeda, kami mencari komunitas untuk penguatan, istilahnya tuh bareng-bareng aja jalaninnya, supaya proses belajarnya gak sepi dan bisa sambil jalan, lihat yang sudah duluan di dunia homeschooling. Alhamdulillah, akhirnya kami merapat ke komunitas Rumah Inspirasi di Jakarta Timur. Dan, sampai hari ini kami masih te...