Skip to main content

Hidup Adalah Pilihan

Yap memang benar, kita selalu dihadapkan pada pilihan dalam setiap detik kehidupan kita, mau tetaf menjadi full TDB, amphibi seperti saat ini atau menjadi full TDA. Aku yang tidak pernah kenal berdagang mulai berani dan bahkan mempunyai ide untuk berdagang apa sejak bergaul dengan para pedagang atau istilah kerennya pelaku bisnis di TDA. Aneh, gumamku dalam hati bagaimana ini semua bisa terjadi di tahun kramat 2006 yang lalu...bagiku dan suami, tahun lalu itu merupakan titik balik dari semua rutinitas yang telah kami lewatkan selama 6 tahun ini dengan menjadi seorang pegawai kantor di jakarta.

Suami yang pada awalnya tidak mau terlibat langsung dengan acara-acara "kopi darat" atau seminar-2 yang kuhadiri, akhirnya dibukakan mata hatinya oleh Allah dan mulai juga mau terlibat dan mendukung keinginan istrinya menjadi seorang pedagang atau nama kerennya WAHM (Work at Home Mom). Ah impianku menjadi seorang wahm, mulai naik-turun sepanjang tahun 2006 yang lalu...hingga akhirnya awal tahun ini gairah untuk mewujudkan impian itu mulai datang kembali...segera kudekap impian itu dan kusimpan di dalam hati sambil menetapkan kapan tepatnya aku bisa menjadi seorang wahm...alangkah indahnya jika 5 tahun lagi sudah kugapai impianku itu, ya benar 5 tahun dari sekarang itu artinya di tahun 2012..dan pada saat itu juga beban membiayai keperluan papan keluarga sudah tidak ada.

Tahun ini aku memberanikan diri untuk membuat deklarasi bahwa aku harus menjadi seorang WAHM seperti mbak Nadia, mbak Yulia, mbak Febby, mbak Ely, dan srikandi-2 yang lainnya pada tahun 2012. Ini adalah PILIHANKU. Ini adalah IMPIANKU.

Saatnya juga untuk ku membuat PDCA (Planning, Do, Check and Action) dari setiap tahun yang akan kulewati, memastikan apakah langkahku, tindakanku tetap berada dalam rel untuk mencapai pilihanku itu...



Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Hari Pendidikan 1 Mei Dirayakan Seperti Apa?

Halo, Selamat Pagi :-) Bertemu lagi dengan tulisan baru hari ini. Ingin sekali menuangkan pemikiran tentang hari pendidikan nasional yang dirayakan kemarin, tanggal 1 Mei. Sudah sejauh mana hasil pendidikan kita ? Ah, rasanya terlalu sedih melihat hasil outputnya hari ini. Ketidakjelasan datangnya dari pemerintah. Belum ada blue print yang jelas. Lah wong setiap 5 tahun sekali berganti kebijakan dan akhirnya menimbulkan kebingungan bagi para pengajar dan murid-muridnya.  Apa sebenarnya tujuan pendidikan nasional kita? Menurut UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pasal 3, tujuan pendidikan kita adalah mencerdaskan bangsa dengan mengembangkan potensi pelajar agar menjadi orang yang cerdas, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri dan tentunya bertanggung jawab. Apakah tujuan tersebut sanggup kita capai dengan cara model pendidikan lama? Dimana pola tersebut fokusnya mungkin hanya di sekitar menghapal dan sekedar tahu permukaannya saja, dan...