Skip to main content

Mastermind GO TO Freedom (GTF)

Pertemuan perdana mastermind Jakarta Utara telah berlangsung kemaren, Sabtu 18-03-07, dihadiri oleh Mb. Yulia, P. Junaedi dan saya sendiri, sedangkan mbak Yuni kali ini tidak bisa hadir karena ada urusan keluarga yang sangat penting untk dihadiri. Tapi, ditengah proses identifikasi target apa yang diinginkan oleh grup kami ini, tiba-tiba hadir P. Edi Junaedi dari Mojokerto dan Istri (Ibu Luberti) yang bergabung bersama kami di Cafe Oh La La di Mal Artha Gading.

Serasa sudah kenal lama dengan semua yang hadir saat itu padahal hanya mbak Yulia saja yang telah saya kenal dan bersinergi juga dengan Mozly Aksesorisnya yang bagus dan laris di kantor ;-), unik ya TDA, ketulusan dan kehangatan di milis terwujud juga ketika interaksi langsung. Pak Junaedi sempet berbagi tentang pembuktian Luck Factor yang telah diaplikasikannya, percaya atau tidak, hal itu terwujud dalam waktu yang sangat singkat. Subhanallah. Ceritanya begini, setelah mendapatkan PR sebelum seminar Luck Factor berlangsung, beliau langsung saja praktek, dari 3 steps intisari luck factor itu adalah sodakoh 20 % dari income kotor (sebelum di potong pajak, jamsostek, pinjaman, dll kalau bagi TDB sprt saya..hehe), kemudian bagikan kepada orang-2 disekeliling kita yang sedang membutuhkan. Selang beberapa hari, ia menerima telpon dari kawan lama yang tidak kontak-2an dan menawarkan laptop zyrex NDV500 yang sangat keren itu padahal nilainya hampir 11 juta rupiah...wow...dahsyat...rezeki itu tanpa syarat datangnya dan terjadi setelah ia mengaplikasikan Luck Factor tsbt...

GTF beruntung memiliki mbak yulia yang telah menjalani mastermind di grup pertama bersama pak roni, pak iim, pak agus ali dll, dan semuanya sudah full TDA. Dan karena member GTF selain mbak yulia itu masih amphibi, maka setting target kami pun berbeda dengan mastermind pertama ;-), yang bermain di "property", kami masih ingin mengukuhkan cashflow dari bisnis kami sehingga keinginan untuk menjadi TDA sepenuhnya bisa terwujud, saya sendiri merasa harus jujur dan tidak malu lagi mengatakan kepada member GTF apa yang saya inginkan per tahun ini, yaitu ingin memiliki penghasilan bisnis yang menyamai 125% dari gaji TDB saya saat ini sehingga bisa pindah kerja ke rumah :-D, mbak yulia pun ikut menyatakan mimpinya yang tanggal tercapainya juga per akhir tahun ini, sedangkan pak Junaedi menyatakan untuk memiliki 300% peningkatan omset berbanding omset saat ini...Kelihatannya untuk term pertama ini GTF akan fokus di Strategi 5 ways nya Brad Sugars dan melakukan T & M untuk setiap opsi yang dipilih.

Untuk selanjutnya GTF akan ketemu kembali di Sarinah pada tanggal 31 Mar 07, Jam 7-9 malem. Kami berkomitmen pertemuan dalam waktu 2 jam, dan WIFLE session per orang 10 menit. Pada pertemuan kedua ini setiap member harus membawa catatan kondisi bisnis yang ada dan kemudian membuat target yang terukur dari catatan tsbt.


Nah balik lagi ke luck factornya pak faiz yang telah dibuktikan oleh pak Junaedi, saya juga pingin loh mencoba, berani ikutan mencoba?..Mari sama-2 kita coba 3 hal yang menjadi intisari Luck Factor dari Pak Faiz tersebut:

1. Always be Grateful for what we had (Selalu bersyukur atas apa yang telah kita
miliki (jasmani, rohani, rezeki, anak, dll)

2. Share 20% of your GROSS INCOME (Sisihkan dan sodakohkan 20% dari pengahasilan kotor kita)

3. Do your best and improve yourself CONTINOUSLY (Lakukan yang terbaik dan terus perbaiki dan kembangkan diri untuk menjadi lebih baik terus menerus.

Salam,
Doris Nasution

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Hari Pendidikan 1 Mei Dirayakan Seperti Apa?

Halo, Selamat Pagi :-) Bertemu lagi dengan tulisan baru hari ini. Ingin sekali menuangkan pemikiran tentang hari pendidikan nasional yang dirayakan kemarin, tanggal 1 Mei. Sudah sejauh mana hasil pendidikan kita ? Ah, rasanya terlalu sedih melihat hasil outputnya hari ini. Ketidakjelasan datangnya dari pemerintah. Belum ada blue print yang jelas. Lah wong setiap 5 tahun sekali berganti kebijakan dan akhirnya menimbulkan kebingungan bagi para pengajar dan murid-muridnya.  Apa sebenarnya tujuan pendidikan nasional kita? Menurut UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pasal 3, tujuan pendidikan kita adalah mencerdaskan bangsa dengan mengembangkan potensi pelajar agar menjadi orang yang cerdas, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri dan tentunya bertanggung jawab. Apakah tujuan tersebut sanggup kita capai dengan cara model pendidikan lama? Dimana pola tersebut fokusnya mungkin hanya di sekitar menghapal dan sekedar tahu permukaannya saja, dan...