Skip to main content

Bergerak Menuju Terang

Alhamdulillah langkah untuk mewujudkan keinginan untuk menyewa kios yang dekat dengan rumah sudah terwujud. Tak henti-2nya bersyukur atas semua nikmat ini yang kalau dihitung-2 dengan hitungan matematis tidak mungkin terjadi. Kekuatan Pikiran dan Yakin bahwa ini adalah tanda-2 nya dan yakin bahwa Allah akan selalu membimbing hambanya yang mau berusaha untuk menjalankan usaha terus menerus kubisikkan ke dalam hati ini.

Semuanya dimulai dari iseng-iseng, hari senin tgl 2 April 07 mendadak aku putuskan untuk bolos kerja karena alasan malas ;-) sambil memikirkan apa saja hal yang ingin dilakukan di hari itu. Dari mulai mengantar diva ke sekolah, mengantar mama membuka rekening tabungan haji di mandiri sampai mengantarkan diva kursus balet sore harinya. Sekeluarnya kami dari bank mandiri di area pasar tebet barat, aku melihat ada tukang yang sedang memasang keramik sebuah kios di pinggir jalan utama, sambil menggandeng tangan mama, aku menyeberang ke kios itu dan kebetulan ketemu dengan sang pemilik, seorang Haji yang mengelola 8 kios di sekitar rumahnya yang memang posisinya sangat strategis di pinggir jalan besar Tebet Barat. Alhamdulillah keisenganku bertanya-2 mendapatkan respon positif dan tak disangka dengan kondisi tabungan seadanya, aku beranikan bilang ke Pak Haji tersebut bahwa aku berminat dan akan mengajak suami, Yassir, melihat lokasi kios tersebut selepas Isya.

Selepas pulang dari kios tsbt, mules juga, bagaimana caranya bisa mendapatkan uang sewa yang diminta oleh Pak Haji tsbt, mana minimal 2 thn lagi, pikirku. Ah, tawakal kepada Allah saja cetus kata hati ini dan langsung ke telpon suami yang sedang makan siang di kantor. Alhamdulillah senang karena sekarang aku tidak sendirian lagi memikirkan cara untuk mencari uang sewa yang jumlahnya tidak sedikit itu.

Akhirnya selepas Isya, kami berangkat ke rumah Pak Haji yang lokasinya berada di belakang kios-2 sewaannya. Kami disambut sangat baik, apalagi karena kebetulan Yassir besar di Tebet, maka obrolan nya langsung nyambung, apalagi, kebetulan guru ngaji keluarga suamiku itu adalah pamannya Pak Haji tersebut..subhanaallah, kelihatannya keinginan kami ini sangat dipermudah oleh-Nya. Singkat cerita, deal dengan harga yang diminta dan diminta melunasi kembali hari kamis ini. Bingung, nelangsa, pandangan ku nerawang, darimana ya dapat dananya...ku telp beberapa teman dekat ku dan minta saran kemana untuk mendapatkan pinjaman tanpa agunan, dan hampir semua teman memberikan solusi yang aku coba follow up dengan cepat ;-)

Tapi tak disangka-2 hari rabunya, pak haji menelpon hp ku dan menawarkan satu kios lagi yang lokasinya di hook dan memiliki 2 muka katanya...dia bilang kalau mau jualan baju muslim cocok sekali lokasinya dan untuk kami dia kasih harga spesial sekali ;-) walaupun dari sisi keluasan tempatnya sedikit lebih kecil dari yang pertama kami pilih. Dia bilang pilih baik-2 dan insyaAllah dia menunggu kami untuk datang lagi melihat lokasi kios yang baru itu. Dan memang benar, sangat strategis sekali, menghadap ke jalan raya berseberangan dengan Bank Mandiri Tebet Barat, membuat kami langsung menyatakan setuju untuk mengambil kios tsbt. Allah memang Tidak Pernah Tidur, kios itu sedang dalam tahap pengerjaan dan membutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu untuk penyelesaian dan dalam waktu menunggu penyelesaian tsbt, uang sewanya tidak usah dibayarkan dulu, sehingga kami bisa punya mencari solusinya mungkin melalui pinjaman KTA, BRI dll. Allahuakbar. Pasrah kami telah terjawab dan langkah-2 kami sudah mulai kelihatan terang.

Pasrah kepada Allah telah membawa keinginan kami ini terwujud. Ini adalah keajaiban atas segala keinginan kami, "Terjadilah Maka Terjadilah", sungguh pengalaman yang sangat tidak terduga. Terima Kasih Ya Allah atas segala berkat dan nikmat yang telah Engkau berikan dan terima kasih atas segala nikmat dan berkat yang sedang kami terima saat ini. Amin.

Salam,
Doris Nasution

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Hari Pendidikan 1 Mei Dirayakan Seperti Apa?

Halo, Selamat Pagi :-) Bertemu lagi dengan tulisan baru hari ini. Ingin sekali menuangkan pemikiran tentang hari pendidikan nasional yang dirayakan kemarin, tanggal 1 Mei. Sudah sejauh mana hasil pendidikan kita ? Ah, rasanya terlalu sedih melihat hasil outputnya hari ini. Ketidakjelasan datangnya dari pemerintah. Belum ada blue print yang jelas. Lah wong setiap 5 tahun sekali berganti kebijakan dan akhirnya menimbulkan kebingungan bagi para pengajar dan murid-muridnya.  Apa sebenarnya tujuan pendidikan nasional kita? Menurut UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pasal 3, tujuan pendidikan kita adalah mencerdaskan bangsa dengan mengembangkan potensi pelajar agar menjadi orang yang cerdas, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri dan tentunya bertanggung jawab. Apakah tujuan tersebut sanggup kita capai dengan cara model pendidikan lama? Dimana pola tersebut fokusnya mungkin hanya di sekitar menghapal dan sekedar tahu permukaannya saja, dan...