Skip to main content

Jaga Bara Api Shaakira

Chatting dengan master Ritel SAQINA, membuat saya dan Yassir yang saya ceritakan sebaik pulang kantor semalam tidak bisa berhenti menganalisa dan menarik garis kesimpulan.

Duh, actionnya bos SAQINA itu memang luarrrrr biasa...

Ini adalah lebaran pertama untuk Shaakira, saya masih banyak meraba dan belum terlihat jelas seperti apa nanti suasananya. Kesibukan saya saat ini menumpuk barang yang dananya saya dapatkan dari hasil perputaran transakasi yang terjadi setiap harinya baik melalui toko dan penjualan online. Setiap hari, kalau tidak pergi ke tempat P. Haji, saya menghubugi supplier saya dari Rumus, Manet dan pergi ke showroomnya Permata ;-). Walaupun sedikit uang yang ada ditangan saya terus berusaha memutarnya menjadi barang. Dan saya berusaha menjaga bara api-semangat dalam diri ini untuk terus dan terus bergerak ;-)

Karena keterbatasan space dan ada strategi yang lain yang saya dapatkan dari pakar bisnis sejenis, ada beberapa barang yang belum saya load dulu di toko. Rencananya, di awal minggu depan, Shaakira siap full power hehe..istilahnya ya...saat ini masih mengumpulkan amunisi, alias stok barang-barang edisi lebaran. InsyaAllah, saya dan team siap menghadapi momentum lebaran tahun ini dengan penuh kegembiraan, excitement.

Jumlah pengunjung pun meningkat setiap hari, padahal tanggung bulan yah. Terlihat ramai tapi tidak dengan hasil penjualannya di minggu pertama bulan ramadhan ini. Saya berharap mereka akan kembali lagi setelah menerima THR/gajian bulan ini dan memborong habis barang-2 di toko. Saya memvisualisasikan hal itu terjadi dan bersiap-siap untuk itu.

Sang guru berpesan "Jaga bara api toko mu, jangan sampai kehabisan barang di tanggal 5 Oktober nanti!"...Glek, mules rasanya perut saya, membaca pesan yang dikirimkan oleh beliau di YM saya. Jika itu terjadi, benar-benar memalukan, tambahnya lagi. Ya Tuhan, persiapan harus benar-benar matang nih. Saya pun mulai menghitung kembali stok barang yang sekarang ada di lantai atas rumah saya, dan agak sedikit kecut juga hehe "Apakah ini sudah cukup?".

Action...action..action..I'm just moving on forward. Itu saja kata-kata yang ada di benak saya.
Ayo Doris, medan perang yang sesungguhnya sudah siap dihadapan, persiapkan yang terbaik dan sesuai dengan kemampuan maksimal. Urusan hasil tidak usah dipikirkan, mintalah dan berusahalah. InsyaAllah, DIA Maha Mendengar dan Mengabulkan semua keinginan, mimpi, cita-cita kita. Amin.

Salam,
Doris Nasution
Owner, "Shaakira"
Outlet Jilbab & Kerudung Pilihan
Tebet Barat, Jak-Sel
YM:dorisnst | HP:0815-86038678

NB1: Pertemuan lanjutan Mastermind Jakarta Utara, sore ini akan berlangsung kembali. Sejak terakhir bertemu di MAG Kelapa Gading, bulan Maret yang lalu. InsyaAllah saya akan hadir malam ini di Sarinah, bertemu dengan Ratu Salon dari Depok, mbak yulia, raja pakaian anak Pak Jun, Ratu Tumpeng hehe Mbak yuni dan Bakul Jamu yang kesohor, ibu Ning Harmanto.
Tak sabar rasanya mau bersilaturahmi disana malam ini sambil set goal pengembangan Shaakira untuk semester selanjutnya. Tentunya sejalan dengan impian saya, yaitu untuk memiliki lagi toko ke-2 dan ke-3 di awal tahun depan. Dan itu akan saya deklarasikan nanti malam. "Jadi nih punya toko yang ke-2?.." begitu candaan suami saya, Yassir, tadi pagi hehe. InsyaAllah jadi. Berusaha untuk mewujudkan impian itu. Amin.

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Hari Pendidikan 1 Mei Dirayakan Seperti Apa?

Halo, Selamat Pagi :-) Bertemu lagi dengan tulisan baru hari ini. Ingin sekali menuangkan pemikiran tentang hari pendidikan nasional yang dirayakan kemarin, tanggal 1 Mei. Sudah sejauh mana hasil pendidikan kita ? Ah, rasanya terlalu sedih melihat hasil outputnya hari ini. Ketidakjelasan datangnya dari pemerintah. Belum ada blue print yang jelas. Lah wong setiap 5 tahun sekali berganti kebijakan dan akhirnya menimbulkan kebingungan bagi para pengajar dan murid-muridnya.  Apa sebenarnya tujuan pendidikan nasional kita? Menurut UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pasal 3, tujuan pendidikan kita adalah mencerdaskan bangsa dengan mengembangkan potensi pelajar agar menjadi orang yang cerdas, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri dan tentunya bertanggung jawab. Apakah tujuan tersebut sanggup kita capai dengan cara model pendidikan lama? Dimana pola tersebut fokusnya mungkin hanya di sekitar menghapal dan sekedar tahu permukaannya saja, dan...