Pages

Wednesday, November 28, 2007

Renungkan dan Tanya Hati Nurani

Kalau saja tidak karena blogwalking ke beberapa blog yang setia saya intip setiap paginya, saya mungkin masih agak bingung mau menulis apa di pagi hari ini ;-)

Ah ternyata action saya yang memajukan diri di awal September 07 yang lalu dan pergulatan-pergulatan yang saya alami dan torehkan di blog ini menjadi sedikit banyak inspirasi bagi bunda-bunda lain yang juga ingin bekerja di rumah sambil mengawasi buah hatinya :-)

Bunda-bunda yang membaca semua tulisan saya hingga ke arsip-arsip nya...saya tahu cerita saya paling tidak memberikan sedikit kekuatan bagi bunda-bunda untuk akhirnya memilih langkah apa yang paling tepat bunda akan ambil saat ini. Apapun keputusan itu, pastikan bunda untuk selalu bertanya kepada hati dan diri sendiri dulu, tolong jangan mengambil keputusan yang gegabah, karena Doris bisa, misalnya :-D

Saya masih dalam proses untuk berhasil bunda semuanya ;-) bahkan masih terseok-terseok mempelajari usaha saya yang baru ini. Dalam perjalanan 3 bulan menjadi ibu yang bekerja di rumah, saya pun ternyata banyak menemukan hal-hal yang diluar dugaan saya dulu ketika masih bekerja dan sambil mengurusi usaha. Hal-hal yang seharusnya indah dan patut disyukuri karena ternyata saya berpikir 'lebih enak' dan bisa lebih santai ya bekerja di rumah sambil mengawasi anak. Ah ternyata memang enak dan indah bunda, tapi jika itu dimaknai dari ke-ikhlas-an diri karena itu adalah hasil keputusan saya sendiri. Bukan paksaan dari pihak manapun, apalagi dari komunitas yang saya ikuti secara aktif saat ini. Dan ketika rasa capek, letih, bosan dan bingung ketika cobaan datang menerpa, saya bisa berpikir ulang 'lebih indah dan enak' yang dulu pernah saya bayangkan ternyata berbeda dengan sekarang yang saya alami. Ya itulah realitanya. Ternyata menjadi TDA memang enak dan capek juga ;-) karena saya sedang membangun sistem saat ini dan harus bersiap untuk mendelegasikan hal-hal yang masih saya lakukan sendiri kepada orang lain. Itu tidak mudah, harus juga melewati proses dan waktu untuk meyakinkan diri bahwa orang yang akan menggantikan saya memang orang yang tepat :).

Bunda-bunda hebat yang berniat untuk menjadi seorang bunda yang memiliki usaha dan tetap menjadi seorang bunda bagi keluarganya. Dimanapun kita berada saat ini, entah berstatus sebagai full time mother, ibu yg bekerja dan memiliki usaha, maupun yang tidak bekerja tapi memiliki usaha. Semua kita adalah ibu. Jika nanti dalam keputusannya bunda-bunda semua sudah yakin ingin menjalani seperti apa yang saya jalani saat ini, niatkan karena Allah ta'ala saja. Karena dengan bergantung kepada-Nya kita pasti lebih kuat dari siapa pun juga, apalagi menghadapi perjalanan untuk menggapai impian-impian kita. Percayalah jika memang perjuangan ini semua untuk-Nya, hasilnya sungguh diluar kesanggupan bayangan kita sebagai manusia. Syukuri seberapa yang kita terima di akhir hari, berikan warna bagi orang-orang lain yang juga lebih membutuhkan dan yakinlah bahwa Dia yang paling tahu hasil akhirnya nanti.

Okeh bunda, hiks, saya jadi terharu biru juga nih nulisnya. Deep in my heart now I fell worry if someone somewhere read my posts will take immediate action without asking to theirself first and to God.


Berani mengambil keputusan berarti harus berani bertanggung-jawab. Itu Pasti. Itu Dewasa. Dan jadilah pilot bagi kehidupan kita sendiri.



Salam,
Doris Nasution
Owner, "Shaakira"
Outlet Jilbab & Kerudung Pilihan
Tebet Barat, Jak-Sel
Email: dorisnst@yahoo.com | YM:dorisnst | HP:0815-86038678

2 comments:

Zen said...

Huaaa...jadi terharu, Insyaallah keputusan yang diambil adalah atas kesadaran sendiri dan sadar akan konsekuensinya...doain ya Sukses.

Regards,
Sukmasari
http://sukmasari.blogspot.com/

eka said...

Mb Doris .. makasih postingnya ..
saya yakin banyak Bunda yang terinspirasi oleh Mb Doris termasuk saya.

Sangat setuju .. beban tanggung jawab atas pilihan kita akan berada di pundak kita. Suka dan dukanya sudah barang tentu dengan ikhlas harus kita terima sedalam dan lapang dada.

Makasih buat pencerahannya .. paling ngga saya sebagai bunda yang akan mengambil langkah TDA seperti yang mb Doris sudah duluan lakukan bisa kembali bertanya dan mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan yang akan banyak hadir di depan nanti.

Jadi panjang hehehehhehe ... abis kesulut isi postingnya ..

Sukses mb,
Eka
http://www.pernik-unikdiary.blogspot.com