Skip to main content

Selamat Ulang Tahun Shaakira

Sampai juga usia 1 tahun outlet Shaakira di tanggal 27 April 2008 yang lalu. Pencapaian yang cukup membuat saya menjadi lebih banyak berterimakasih kepada-Nya. Karena diberikan kesempatan untuk terus berjalan dengan usaha berlabelkan nama Shaakira ini.

Langkah setahun lalu yang dilatarbelakangi untuk menghindari perasaan trauma setelah mengalami kerugian beberapa juta akibat memutuskan untuk investasi sebuah property kios di salah satu mal baru yang hingga saat ini bahkan belum juga terdengar grand launching nya :)

Daripada trauma dan tidak merasakan pengalaman dari dunia bisnis, saya memilih untuk berjalan terus. Syukurnya Yassir tidak kapok-kapoknya memberikan dukungan kepada saya, padahal kami baru saja mengalami keadaan keuangan yang berdarah-darah hehehe. Dan berdirilah Shaakira dan saya pun mengalami perubahan penampilan yang cukup membuat saya sendiri bingung, saya pun nekad menggunakan jilbab. Akhirnya :-) terbuka juga nih hatinya.

Alhamdulillah hingga saat ini masih berjilbab, semoga hingga seterusnya nanti. Begitu juga dengan Shaakira sebagai pembuka jalan saya mengenal dunia perdagangan, semoga tetap exist dan bisa berkibar. Yang jelas Shaakira membawa banyak sekali perubahan dalam diri saya dan keluarga. Ngga nyangka bisa berhenti kerja kantoran ;-), bisa ngurusin anak sendiri tapi tetep kalau masak mah si mamah jagonya hehe, bisa punya toko, bisa punya karyawan, bisa belajar jadi good manager, bisa kerja dari rumah, bisa berbagi, bisa..bisa..bisa..dan yang terakhir yang saya akhirnya mengerti bahwa saya ingin mencari tantangan baru dengan belajar di kelasnya JPI.

Tantangan baru berarti membuat hidup ini tidak monoton dan berakhir puas di satu titik. Saya mau melanglang lagi menuju suatu pencapaian baru. Hasil belajar 2 hari di JPI, sudah langsung saya praktekkan, walaupun belum ada titik terang saya menemukan property yang 'hot' versi guru saya, tapi saya enjoy memasuki hal yang benar-benar baru. Rasanya benar-benar banyak pembelajaran. Sabtu lalu, setelah sarapan bubur ayam, Yassir dan saya berkeliling Tebet, jalan-jalan sekalian melihat-lihat properti yang bagus hehe, kami berdua pun PD saja memasuki sebuah rumah baru yang baguuuuus banget deh, tapi harganya juga baguuuuus banget hehehe.

Saya pun langsung praktek ilmunya James, sampe rumah, langsung mencari info-2 yang diperlukan dalam mengumpulkan list idaman rumah di worksheet saya. Hmm, itungannya tidak masuk dan jauh dari hot deal, istilah guru saya. So, langsung lupakan saja deh rumah yang harganya baguuuuus itu. Jadi never ending searching nih, usaha terus..hingga saya mendapatkan properti idaman.

Bagi yang ingin mendapatkan ilmunya JPI, silakan bergabung dikelasnya James ya, saya mah dalam proses untuk berhasil nih, bagaimana bisa cerita banyak yah...hehehe.


Salam,
Doris Nasution
Owner, "Shaakira"
1. Outlet Jilbab & Kerudung Pilihan (Kerudung El-Zoya, Jilbab Permata, Jilbab Rabbani, Jilbab Maiara), telp : 021-9852 8394
2. Butik Shaakira Bunda (MANET, AZKA, ANNISA dan beberapa produk busana muslim pilihan branded lainnya), telp:021-703 23 787
Tebet Barat, Jakarta-Selatan
Email: dorisnst@yahoo.com | YM:dorisnst | HP:0815-86038678

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Hari Pendidikan 1 Mei Dirayakan Seperti Apa?

Halo, Selamat Pagi :-) Bertemu lagi dengan tulisan baru hari ini. Ingin sekali menuangkan pemikiran tentang hari pendidikan nasional yang dirayakan kemarin, tanggal 1 Mei. Sudah sejauh mana hasil pendidikan kita ? Ah, rasanya terlalu sedih melihat hasil outputnya hari ini. Ketidakjelasan datangnya dari pemerintah. Belum ada blue print yang jelas. Lah wong setiap 5 tahun sekali berganti kebijakan dan akhirnya menimbulkan kebingungan bagi para pengajar dan murid-muridnya.  Apa sebenarnya tujuan pendidikan nasional kita? Menurut UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pasal 3, tujuan pendidikan kita adalah mencerdaskan bangsa dengan mengembangkan potensi pelajar agar menjadi orang yang cerdas, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri dan tentunya bertanggung jawab. Apakah tujuan tersebut sanggup kita capai dengan cara model pendidikan lama? Dimana pola tersebut fokusnya mungkin hanya di sekitar menghapal dan sekedar tahu permukaannya saja, dan...