Skip to main content

Fokus di Bisnis Online

Beberapa hari terakhir ini karena rumah di lantai bawah sedang dipersiapkan untuk kehadiran anggota baru dalam keluarga kami, saya pun akhirnya ngungsi ke lantai atas. Duduk dan bekerja bersebelahan dengan Naning dan dikelilingi dengan stok yang semuanya tertutup plastik yang berdebu akibat kerja tukang di lantai bawah.

Saya online sesuai jam operasional toko online, sejak pukul 8 pagi - 5 sore. Diselingi dengan acara jemput diva pulang sekolah dan mampir ke toko melihat perkembangan di Shaakira Jilbab dan Shaakira Bunda. Cukup capek juga untuk saya yang sedang ingin males-malesan lagi karena sudah memasuki minggu ke 22 (he he he), tapi karena banyak produk baru untuk lebaran harus tampil di web dan segera dijual agar stoknya bisa berkurang dan tentunya bisa segera belanja lagi :) maka saya harus tetap semangat untuk membantu Naning bekerja.

Lumayan, jika kami berdua online, ternyata membuat respon terhadap masuknya order bertambah deras. Alhamdulillah. Berbisnis online juga tidak berbeda dengan berjualan di toko, kalau menurut saya. Sama ribetnya. Apalagi kalau berurusan dengan stok kerudung dan busana muslim saya yang terbatas dan sebagian berada di toko. Terkadang bingung juga, musti menjelaskan ke customer bahwa stok yang setiap pagi kami update akan menjadi tidak valid lagi menjelang siang hari, karena sudah langsung dipesan oleh customer lain. Dan menjelang sore bisa saja stok tersebut bertambah lagi jika customer yang sudah memesan ternyata membatalkan.

Berjualan lewat website butikshaakira.com memang sudah membuahkan hasil yang bagus, apalagi semenjak dibantu oleh staf CS saya, Naning, yang senantiasa online. Karena membidik segmen tertentu, saya berusaha untuk tetap fokus menyediakan produk yang sesuai target market tersebut. Walaupun terkadang ada juga niatan untuk memberikan variasi melebarkan target market ke arah bawah, tapi akhirnya hal tersebut saya tepis. Saya harus fokus kepada target yang sudah ditetapkan, karena itu akan membuat modal yang seadanya ini menjadi lebih optimal karena hanya disiapkan untuk beberapa produk pilihan saja.

Beberapa tawaran 'titip produk' di toko juga sudah saya perketat filtering nya. Walaupun tawaran konsinyasi, tapi kalau tidak sesuai dengan calon customer yang datang, buat apa menambah sempit ruang pajang toko saja. Belum lagi resiko kehilangan, dan lain sebagainya yang tentu saja menjadi resiko yang harus ditanggung oleh orang yang dititipi.

Oya, beberapa hari terakhir ini, permintaan untuk menjadi Agen/Sub-Agen Busana Muslim MANET dan Busana Muslim AZKA mulai beranjak naik. Mungkin memang sudah saatnya bagi mereka yang ingin mulai berjualan memanfaatkan momen lebaran yang akan tiba sebentar lagi. Beberapa yang berminat berlokasi di Jakarta, Depok, Palembang, Balikpapan. Ya senang juga, stok produk di toko sudah mulai keluar dan InsyaAllah akan segera terisi dengan stok edisi lebaran.

Pegawai baru pun sudah siap direkrut dan mulai bekerja di awal bulan depan. Total saat ini team Shaakira baru berjumlah 5 orang. Alhamdulillah. Masih organisasi mini :-), tapi saya sungguh sangat bersyukur karena bisnis Shaakira bisa memberikan rejeki kepada banyak orang termasuk juga saya sebagai ownernya. Amin.

Salam,
Doris Nasution
Owner, "Shaakira"
Email: dorisnst@yahoo.com | YM:dorisnst | HP:0815-86038678

Bisnis saya :
1. Outlet Jilbab & Kerudung Pilihan (Kerudung El-Zoya, Jilbab Permata, Jilbab Rabbani, Jilbab Maiara, Jilbab Munajah Cinta TAAJ, Jilbab Munajah Cinta Pasmira, Jilbab Kartina, Baju Anak Dannis, Baju Anak Keke, Koko Preview), telp : 021-9852 8394. Jl. Tebet Barat IX No. 23 (kios ke-4), Jkt, 12810.

2. Butik Shaakira Bunda (MANET, AZKA, ANNISA dan beberapa produk busana muslim pilihan branded lainnya), telp:021-703 23 787, Jl. Tebet Barat IX No. 23 (kios ke-2), Jkt, 12810.

3. Order online jilbab dan busana muslim grosir atau eceran
Website : www.butikshaakira.com, telp/SMS : 021-950-909-69, email : cs_butikshaakira@yahoo.com

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Hari Pendidikan 1 Mei Dirayakan Seperti Apa?

Halo, Selamat Pagi :-) Bertemu lagi dengan tulisan baru hari ini. Ingin sekali menuangkan pemikiran tentang hari pendidikan nasional yang dirayakan kemarin, tanggal 1 Mei. Sudah sejauh mana hasil pendidikan kita ? Ah, rasanya terlalu sedih melihat hasil outputnya hari ini. Ketidakjelasan datangnya dari pemerintah. Belum ada blue print yang jelas. Lah wong setiap 5 tahun sekali berganti kebijakan dan akhirnya menimbulkan kebingungan bagi para pengajar dan murid-muridnya.  Apa sebenarnya tujuan pendidikan nasional kita? Menurut UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pasal 3, tujuan pendidikan kita adalah mencerdaskan bangsa dengan mengembangkan potensi pelajar agar menjadi orang yang cerdas, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri dan tentunya bertanggung jawab. Apakah tujuan tersebut sanggup kita capai dengan cara model pendidikan lama? Dimana pola tersebut fokusnya mungkin hanya di sekitar menghapal dan sekedar tahu permukaannya saja, dan...