Skip to main content

Mastermind diRumah

Kunjungan pemilik brand OASIS ke rumah hari Kamis 9/4 yang lalu akhirnya jadi juga. Setelah beberapa hari sebelumnya sempat telpon mengatur jadwal. Naah berhubung yang datang pakarnya Mastermind TDA, jadilah saya dan Yassir pun menggali ilmu-ilmu mastermind-nya Pak Yanto.

Tak terasa hampir 5 jam loh sharing dirumah, diselingi dengan visit ke toko Shaakira Jilbab dan Butik Shaakira Bunda dan juga mampir makan sate ayam di tempat langganan kami.

Banyak bangettt deh inputan/sharing dan mudah2an berkah dari silaturahmi malam itu...yang jelas alhamdulillah ButikShaakira.Com dapat peluang untuk mendistribusikan produk OASIS - Kaos Muslimah Remaja.

Sekalian promosi deh :), bagi yang berminat menjadi AGEN OASIS, bisa banget lho hanya dengan pembelanjaan 12 pc / 1 lusin bisa dapat diskon 25% atau jika berminat membeli 50 pc bisa dapet diskon 35% yaaa...

OASIS mengisi segmen muslimah remaja dengan bahan katun semi-combed dan pastinya ekslusif dengan sablon yang sederhana dan ngga norak :), insyaAllah di awal bulan depan sudah akan diluncurkan 4 model desain terbarunya. Untuk sementara ini stok kami cukup lengkap untuk beberapa model yang ada di gambar berikut ini.

Aliyah-my 2nd baby daughter udah masuk bulan ke-5 nya. Naga2nya ibunya yang ngga bisa diem ini sudah bakalan pingin aktif lagih mastermind, silaturahmi, belajar ke teman2 TDA yang luarrrr biasa. InsyaAllah sebelum lebaran nih sudah harus jalan lagi :)

Salam,
Doris Nasution
YM: dorisnst | dorisnst@yahoo.com
Website : www.butikshaakira.com

NB : Paket sampel produk OASIS - Kaos Muslimah Remaja, isi 6 kaos dengan harga hanya Rp. 360.000,- saja (diluar ongkos kirim). Dengan begitu berarti anda hemat Rp. 90.000,- an & bisa pilih sizenya lohhh...hayo buruan diserbu :-), lebaran dah makin dekat nih, insyaAllah trennya naik.

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Sebenarnya Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Untuk Membentuk Kebiasaan Baru?

Kehidupan ini isinya pengulangan kebiasaan-kebiasaan yang berjalan secara terpaksa atau otomatis. Sejak bangun pagi hinggu kembali ke tempat tidur, kita dihadapkan pada pengambilan keputusan yang bergantian antara keputusan baik atau buruk yang mengantarkan kita pada kesimpulan apakah pada hari tersebut berakhir pada hari baik atau buruk. Dari buku Atomic Habits yang ditulis oleh James Clear, saya mendapati kesimpulan baru yaitu untuk mendapatkan kebiasaan, kuncinya adalah frekuensi pengulangan, bukan jumlah jam yang ditanamkan terhadap suatu kebiasaan tersebut & juga bukan mengejar kesempurnaan. Seperti ini gambaran yang saya dapatkan dari uraian yang tertera dalam Bab 11 tentang percobaan seorang guru besar di University of Florida yang membagi mahasiswa jurusan fotografinya menjadi dua kelompok, yaitu kelompok "kuantitas" dan "kualitas". Permainan dimulai dengan memberikan tugas selama satu semester kepada masing-masing kelompok. Kelompok "kuantitas...