Skip to main content

Make That Change and Make it Faster

Big OOM kemarin banyak memberikan inspirasi yang bisa diceritakan kembali melalui blog ini. Diluar kemegahan, keriangan, kebahagiaan para new achievers yang silih berganti naik panggung menerima penghargaan atas hasil kerja pintarnya bersama grup d'BC Network, saya melihat betapa cantik dan anggunnya motivasi para pejuang bisnis ini.

Beberapa kalimat yang sederhana namun kuat menyentuh jiwa, membuat saya tertegun betapa dahsyatnya bisnis ini memberikan bukti atas keajaiban-keajaiban yang dialami oleh para pelakunya.

Satu demi satu para bintangnya mengisi slot acara yang sudah disiapkan rapi oleh panitia kali ini.

Endang Rahayu

Adalah seorang wanita yang sudah tidak muda lagi, umurnya 63 tahun. Ia kerap dipanggil Yangti, singkatan Eyang Putri berbagi ceritanya kepada kita semua yang masih imut, muda dan penuh keinginan untuk membuktikan sesuatu ini :)

Nama aslinya adalah Endang Rahayu, beliau berprofesi sebagai perias pengantin profesional. Bisnis yang sudah digelutinya sejak puluhan tahun yang lalu. Seiring waktu semakin banyak peminat menggunakan jasanya sebagai perias pengantin dan itu membuat jadwal kerjanya semakin padat. Sehingga pada suatu saat, tugas memanggil untuk berangkat merias ke tempat yang cukup jauh dari rumahnya datang.

Pada jam 3 pagi dia harus keluar rumah dalam keadaan siap menggunakan kebaya, kain dan sanggulan. Sang suami yang pada saat itu masih ada, menegurnya, "Bu, kamu mau keluar rumah sekarang, padahal maling saja belum pulang dari pekerjaannya!". Terpekur saya mendengar kata-kata itu, rasanya sedih juga yah kalau memang segitunya tuntutan profesi memanggil kita para wanita untuk menjemput rezeki Allah.


Titik balik bagi beliau adalah pertanyaan "Sampai kapan saya harus begini? Umur terus berjalan, tenaga pun tidak sekuat ketika umur 36 tahun kan?". Datanglah ajakan dari menantunya untuk mencoba belajar bisnis online M*LM Oriflame bersama grup d'BC Network.


Dengan landasan untuk merubah kehidupannya yang mungkin sudah terlalu sibuk dengan jadwal2 merias tersebut, akhirnya beliau mau membuka hati, pikiran dan juga wawasannya untuk mengenali bisnis online ini. Jika beliau berumur 20an atau 30an saya tidak akan menuliskan hal ini di blog ini, tapi tengok usianya sudah 63 thn, bahkan jauh lebih tua dari ayah dan ibu saya. Sungguh cantik jiwanya, tekadnya dan juga kekuatannya untuk berubah. Saya salut dan tak sanggup berkata-kata rasanya melihat usahanya. Semoga keberkahan Allah senantiasa mengiringinya dalam setiap langkahnya yang aktif dan sibuk bekerja tentunya karena Allah ta'ala.

Untuk saya pribadi, hal ini membuat langkah-langkah ini menjadi lebih cepat, lebih dari berjalan santai. I wanna to make that change too but now it must be faster. Menuju kehidupan yang lebih baik lagi didunia dan pada hakikatnya menuju kehidupan yang lebih hakiki nanti.

Sosokmu, Yangti sungguh sangat menginspirasi kami yang masih muda, kuat, sehat dan ber-kebutuhan sangat banyak ini :)...terima kasih.Kami tidak pernah akan pernah berhenti melawan kegaptekan, ketiadaan waktu, ketidakmampuan, keenganan untuk mempelajari hal yang baru karena jelas kami masih sangat butuh.


Salam,

Doris Nasution I'm @ home, making money and grow my personality ;-)
YM: dorisnst | dorisnst@yahoo.com | www.dorisnasution.com
Mau cari busana muslim & kerudung terbaru ? disini tempatnya www.ButikShaakira.com
Mau mendapatkan penghasilan dari bisnis online? ini yang paling tepat ada duitnya www.BisnisImpianBunda.com
 

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Hari Pendidikan 1 Mei Dirayakan Seperti Apa?

Halo, Selamat Pagi :-) Bertemu lagi dengan tulisan baru hari ini. Ingin sekali menuangkan pemikiran tentang hari pendidikan nasional yang dirayakan kemarin, tanggal 1 Mei. Sudah sejauh mana hasil pendidikan kita ? Ah, rasanya terlalu sedih melihat hasil outputnya hari ini. Ketidakjelasan datangnya dari pemerintah. Belum ada blue print yang jelas. Lah wong setiap 5 tahun sekali berganti kebijakan dan akhirnya menimbulkan kebingungan bagi para pengajar dan murid-muridnya.  Apa sebenarnya tujuan pendidikan nasional kita? Menurut UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pasal 3, tujuan pendidikan kita adalah mencerdaskan bangsa dengan mengembangkan potensi pelajar agar menjadi orang yang cerdas, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri dan tentunya bertanggung jawab. Apakah tujuan tersebut sanggup kita capai dengan cara model pendidikan lama? Dimana pola tersebut fokusnya mungkin hanya di sekitar menghapal dan sekedar tahu permukaannya saja, dan...