Pages

Thursday, July 07, 2011

Bangga karena Berhutang


Terinspirasi dari tulisan di buku Joe Hartanto yang berjudul Properti Tanpa Modal 60 Hari Untung 1 miliar, akhirnya mencoba menulis pada pagi hari ini. Ada satu bab disana yang berjudul "Jangan Bangga Kalau Tidak Berhutang". Bab yang menurut saya jika dibaca oleh orang kiri alias orang2 yang berada dikuadran kiri akan dibantah habis-habisan.

Hutang memang ibarat pisau, ketika dipergunakan di dapur untuk tujuan yang tepat, Ia akan berfungsi sebagaimana mestinya. Selain itu jika dipergunakan untuk tujuan melukai orang lain Ia pun akan sangat berfungsi :)

Nah Berhutang menurut saya sangat tabu dan diharamkan jika tujuannya untuk membuat tampilan ilusi dalam kehidupan kita. Untuk memberikan kemasan sukses dan berhasil maka harus Berhutang. Mempunyai hutang berarti kita harus siap dengan income positif yang baru yang bisa membayar hutang-hutang tersebut setiap bulannya. Jangan Berhutang jika tidak punya sumber income untuk membayarnya. Itu akan membuat hidup kita sengsara. Serius nih. Apalagi Berhutang untuk gadget, baju, tas, sepatu yang ketika dijual kembali tidak ada nilai jualnya hehehe.

Dari membaca buku2 properti dan hadir di training property bersama James saya mendapatkan kesimpulan Berhutang boleh saja bahkan disarankan untuk membeli aset (investasi) yang nilainya selalu naik. Tentu saja instrumen investasi itu sangat beragam. Untuk saya saat ini yang masih menarik untuk dicoba adalah bidang property, emas dan bisnis.

Saya belum serius menjalani proses pencarian property yang menguntungkan di awal transaksi. Padahal dalam hati sdh kepingin banget mencoba muter2 hunting property untuk mengasah kemampuan dan praktek ilmu hasil training beberapa tahun yang lalu. Sekitar tahun 2008 saya pernah duduk dikelas selama 3 hari khusus membahas ttg membeli properti tanpa modal dan untung. Hingga tahun 2011 belum praktek he he he. Tapi semangat tetap membara dengan terus membaca buku2 properti, yang banyak beredar di toko buku.

Perputaran hasil bisnis akan menghasilkan income positif insya Allah yang bisa diinvestasikan di emas untuk dijadikan leverage ketika pencarian property yang sesuai untuk dijadikan investasi nanti sudah ketemu. Leverage atau dongkrak, pengungkit. Dulu sebelum tahu apa artinya saya tidak mengerti apa fungsi leverage ini. Ternyata leverage inilah yang bisa membantu kita dalam memperoleh properti demi properti yang ingin kita miliki.

Tidak salah dulu Purdie Chandra pernah berteori BODOL alias bisnis dengan duit orang lain. Ya itu dia BODOL adalah leverage. Beli properti dengan duit bank bahkan tidak mengeluarkan dana untuk DP nya. Itu sangat menarik untuk dibuktikan teorinya he..he...saya berkeinginan untuk mewujudkan hal tsb.

Balik lagi ke judul tulisan ini, saya memang bangga karena Berhutang. Meskipun aset yang saat ini saya tempati belum membayar cicilannya sendiri, saya tetap mensyukuri nikmat diberi kesempatan untuk Berhutang milyaran. Whahaha, punya hutang kok banggga. Aneh ya ?

Memang aneh tapi nyata. Tapi untuk saya pribadi mempunyai hutang membuat saya semakin kaya. Membuat saya tidak malas dan berhenti bekerja, membuat saya semakin terdesak untuk memperbesar sumber income yang akan membayar hutang saya tersebut. Membuat saya semakin haus untuk mempelajari hutang yang baik dan mencoba memakai kacamata kuda agar fokus dan tidak tergiur dengan ilusi sukses yang berusaha ditampilkan ke permukaan dengan Berhutang.

Income puluhan juta rupiah dari bisnis MLM alhamdullilah sudah diselamatkan dengan baik dengan hutang baru ini. Dan ketika income ya semakin bertumbuh menjadi dua kali lipatnya nanti diakhir tahun maka saya harus siap dengan investasi menguntungkan yang baru. Mungkin saatnya praktek mencari property yang menguntungkan suda harus dimulai...he...he

Menabung di investasi property, emas, reksadana dan bukanlah kertas. Dengan Terus menambah IQ finansial kita agar kita pandai mengelola uang dengan baik. Karena sebanyak2nya uang tanpa ilmu kecerdasan finansial dalam mengelolanya, melindunginya dan menggunakannya agar menjadi leverage yang tepat maka kita pasti akan merugi.

Saya memang masih bau kencur, baru 33 tahun saja. Tapi saya pantang berhenti belajar, agar bisa menjadikan kehidupan keluarga saya menjadi lebih baik lagi dan bermanfaat lagi tentunya.

Hidup adalah pilihan, apakah kita berani mengahadapi petualangannya yang sangat menantang atau kita sudah cukup puas dengan kondisi yang ada. Mari Berhutang untuk investasi bukan untuk menciptakan penampakan / ilusi sukses Anda :)

Sudah berapa hutang baik Anda? Saya juga baru akan menghitungnya kembali. Terima kasih Joe Hartanto. Bukunya singkat, padat dan mencerahkan.

Wassalam,

Doris Nasution

3 comments:

Anonymous said...

Like IT :)
-dee-

Mumut said...

Waaah... "Jangan Bangga Kalau Tidak Berhutang" emg cucoook utk kuadran kanan... Nice post, Bunda... waiting your next writing ^^

Datin Surya Kamila said...

Sippppp,,,,mantap tuk motivasi biar lbih smangat.