Skip to main content

Melawan Takut

Terus terang, saya tadinya takut setengah mati untuk belajar nyetir mobil sendiri.
Hah, emang bener Doris ngga bisa nyetir? hihi, saya yakin pasti temen2 bertanya seperti itu.
Iya benerannnnnn, umur saya udah 34 tahun dan saya tidak bisa bawa mobil.
Bukan karena gak punya mobil melainkan karena nyali saya yang ciut melihat kondisi
padatnya lalu lintas Jakarta saat ini.



Takut ini semakin dipupuk dengan dukungan suami yang tidak mendorong saya untuk belajar  nyetir. Hehe dia lebih senang mengantarkan saya kalau saya pas perlu keluar rumah.

Hari ini, saya baru saja selesai kursus menyetir mobil hari pertama.
Yeay, saya bangga. Saya berani melawan rasa takut ini.
Sejak mendaftar hari Jumat yang lalu, saya selalu berusaha menanamkan di pikiran
bawah sadar ini untuk berani. Saya senyum2 membayangkan menyetir mobil Siarvi dari Oriflame,
mengantar dan menjemput anak-2, pergi ke mana saja saya mau dan mandiri, tidak perlu mengandalkan orang lain. Saya berpura-pura kalau saya sudah bisa mengendarai mobil sendiri.

Ah, saya bilang, hari ini saya berani.
Meskipun (sebenarnya) takut tapi saya tetap melangkah ke tempat kursus dan memutuskan untuk menuntaskan 12 x pertemuannya. Saya berniat menguasai ilmu yang baru ini supaya ketika nanti anak2 dan keluarga ada yang penting-2 dan suami tidak ada dirumah, saya pun bisa mengendarai Siarvinya :)

Luruskan niat...sempurnakan ikhtiar dan selesaikan sampai garis finishnya yah.
Semangat kakakkkkkk :P

Wassalam,

Doris Nasution - I'm @ home, making money and grow my personality ;-)
YM: dorisnst | Blog : www.dorisnasution.com | 0858-14158018 | PIN BB : 27FF92E4
Mau cari busana muslim & kerudung terbaru ? disini tempatnya www.ButikShaakira.com
Mau mendapatkan penghasilan dari bisnis online? ini yang paling tepat ada duitnya www.BisnisImpianBunda.com

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Hari Pendidikan 1 Mei Dirayakan Seperti Apa?

Halo, Selamat Pagi :-) Bertemu lagi dengan tulisan baru hari ini. Ingin sekali menuangkan pemikiran tentang hari pendidikan nasional yang dirayakan kemarin, tanggal 1 Mei. Sudah sejauh mana hasil pendidikan kita ? Ah, rasanya terlalu sedih melihat hasil outputnya hari ini. Ketidakjelasan datangnya dari pemerintah. Belum ada blue print yang jelas. Lah wong setiap 5 tahun sekali berganti kebijakan dan akhirnya menimbulkan kebingungan bagi para pengajar dan murid-muridnya.  Apa sebenarnya tujuan pendidikan nasional kita? Menurut UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pasal 3, tujuan pendidikan kita adalah mencerdaskan bangsa dengan mengembangkan potensi pelajar agar menjadi orang yang cerdas, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri dan tentunya bertanggung jawab. Apakah tujuan tersebut sanggup kita capai dengan cara model pendidikan lama? Dimana pola tersebut fokusnya mungkin hanya di sekitar menghapal dan sekedar tahu permukaannya saja, dan...