Skip to main content

Berubah atau tidak Berubah, Semuanya Beresiko

Dear Leaders,

Malam ini di kamar Kriyan, Tembi Rumah Budaya, Jogjakarta baru jam 10.30.

Ketika anak2 dan suami sudah pulas, saya tetep saja duduk manis diatas tempat tidur berkelambu ini untuk cerita apa saja yang saya dapatkan di dua hari mini bootcamp yg baru selesai tadi sore.

Ohya mungkin ada yang belum ngeh, sejak hari Jumat lalu saya berada di kota Jogja untuk liburan sambil bekerja bersama keluarga. Menempuh jalur pantura, suami saya untuk pertama kalinya mengendarai Siarvi kami keluar kota yang perlu belasan jam ditempuh dari Jakarta.

Kerja seru bersama cross-line. Di kesempatan ini, selama 2 hari (Sabtu dan minggu), saya bersama Devi Tania dan Egha Adhikrisna mengisi sesi yang memang kami adakan sendiri untuk jaringan yang berada di Jogja dan sekitarnya.

Saya yang selama ini berada di zona nyaman bekerja dari rumah terpaksa *mengangkat pantat* untuk berubah menjadi lebih baik lagi. Saya memang ingin membawa leader2 di Jogja untuk segera naik level dan bisa merasakan apa yang sudah saya rasakan. Paling tidak nih kepingin ada lebih dari 3 orang calon Senior Manager 21% lahir dari Jogja, dari jaringan saya. Amiiin, insya Allah.

Berubah itu memang penuh resiko, tapi kalau saya tidak berubah mungkin apa yang saya inginkan itu tidak akan terwujud. Sudah setengah tahun berjalan di 2012, apa yang sudah saya lakukan selama ini? Tidak terlihat hasilnya he..he...Krn itu, saya harus mengambil satu tindakan baru yaitu bertemu muka, menatap mata, berbicara dari hati ke hati dan juga menyentuh leader2 handal saya yang berada di Jogja :)

Dalam 2 hari ini, hal sederhana namun saya yakin sangat kuat ikatannya itu telah dilakukan. Saya melihat bintang-bintang yang mulai bersinar dalam kelas selama 2 hari training. Waktu akan membuktikan bahwa bintang-bintang itu akan bersinar paling terang diantara bintang-bintang yang lain. 

Besok saya akan menikmati kota Jogja seutuhnya. Rencana untuk mengunjungi candi Borobudur, Prambanan, Parangtritis, Tamansari, Kraton, sanggar tari bagong, dan mungkin kembali lagi melihat Kasongan hanya untuk menikmati tempat itu dengan koleksi2 keramiknya yang menarik dan memuaskan mata. Dan beberapa tempat lainnya yang masih harus dirundingkan dulu dgn anggota yang ikutan di trip kali ini he..he

Leadersku semuanya....

Tentukan tujuanmu dan segera buat perubahan.
Kita beradu dengan waktu yang terus berjalan dan
dengan janji yang harus ditunaikan :)

Saya mengejar BMW tahun depan, karena saya sudah membuat janji itu kepada suami dan sudah sering ditagih :D Saya bawa tujuan itu setiap hari, saya resapi, saya bayangkan betapa bahagianya dia kalau saya benar-benar bisa mewujudkan janji itu. Dan karena itu pula, saya mengambil resiko untuk berubah. Krn saya sudah memilih untuk berpikir, berbicara dan bertindak sebagai pemenang atas kehidupan dan tujuan hidup saya sendiri.

Selamat tidur leadersku semuanya. Mari kita sama-sama berjuang dalam 6 hari ke depan untuk mendekati tujuan kita. Tunaikan janji kita. Dan jadilah pemegang kendali sepenuhnya atas masa depan kita sendiri. Kalau bukan kita yang bertanggung-jawab, lantas siapa lagi?

H-6 Tupo Juni. 

Fokus ke targetnya dan colek donlen2nya semua yaaa.
Jangan ditunda lagi, besok kita kerjakan sama-sama.
Maksudnya aku kerja, kamu juga kerja yaa ^_^
Pake maksimal BB dan HP nya :)
Go SM! Go Director! 
Go Buka titel barunya sekarang juga! 

with love from Jogja,

Doris Nasution
0821 23 979 058 | www.DorisNasution.com | PIN BB : 27FF92E4 | twitter: @dorisnst

Comments

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Hari Pendidikan 1 Mei Dirayakan Seperti Apa?

Halo, Selamat Pagi :-) Bertemu lagi dengan tulisan baru hari ini. Ingin sekali menuangkan pemikiran tentang hari pendidikan nasional yang dirayakan kemarin, tanggal 1 Mei. Sudah sejauh mana hasil pendidikan kita ? Ah, rasanya terlalu sedih melihat hasil outputnya hari ini. Ketidakjelasan datangnya dari pemerintah. Belum ada blue print yang jelas. Lah wong setiap 5 tahun sekali berganti kebijakan dan akhirnya menimbulkan kebingungan bagi para pengajar dan murid-muridnya.  Apa sebenarnya tujuan pendidikan nasional kita? Menurut UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pasal 3, tujuan pendidikan kita adalah mencerdaskan bangsa dengan mengembangkan potensi pelajar agar menjadi orang yang cerdas, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri dan tentunya bertanggung jawab. Apakah tujuan tersebut sanggup kita capai dengan cara model pendidikan lama? Dimana pola tersebut fokusnya mungkin hanya di sekitar menghapal dan sekedar tahu permukaannya saja, dan...