Skip to main content

Terpaksa tidak ikutan menyambut pak Wuryanano

SMS saya layangkan ke P. Roni semalam, membatalkan kehadiran saya di markas MANET untuk menyambut kehadiran P. Wuryanano dari Surabaya. Padahal saya ingin sekali mendengarkan sharing bisnis beliau yang cukup banyak, dari trainer, franchisee indomaret, pengarang buku best seller, pemilik usaha garmen, pemilik lembaga pendidikan juga. Weleh..weleh, koq banyak tenan ;-) Penasaran saya ingin mendapatkan semangat, motivasi apa yang terpancar dari dirinya. Begitu niat saya ketika mendaftarkan diri ingin hadir menyambut kehadirannya.

Ya manusia bisa berencana, tapi tentunya seizin kehendak Allah SWT. Saya harus memilih untuk tinggal dirumah saja, karena Adiva terkena radang tenggorokan, dan badannya demam. Saya kuatir kalau meninggalkannya dirumah saja bersama Yassir dan mama. Alhamdulillah itu memang keputusan yang tepat. Karena akhirnya setelah diurut dengan ramuan tradisional nya mama :-) yang menggunakan bawang merah dan minyak goreng untuk menyerap panas badannya. Diva bisa tidur nyenyak sekali bahkan hingga saya menulis postingan ini, dia belum bangun dari tidurnya. Masih nyenyak. Alhamdulillah.

Ohya, sambutan untuk produk-produk jilbab yang disale, alhamdulillah sudah ada beberapa. Ada juga yang komentar, menunggu jilbab zoya yang disale :-)..hehe, waduh itu ide yang sangat bagus juga tuh. Lumayan daripada stoknya ngendon di toko kan. Saya pun langsung meminta olif melakukan identifikasi jilbab zoya yang stoknya kurang dari 5 pc. Wuah, ternyata ada logh..hehe..hore..celetukan dari sahabat di YM pun bisa terwujud.

Nah ada jilbab zoya tissue yang tersisa 4 pc, ada alia felicity rose yang tersisa 3 pc, ada maiara etnik yang tersisa 2 pc, ada majesty pesley yang tinggal 2 pc, dan terakhir 1 jilbab zoya yang tagnya copot sehingga saya lupa apa ya namanya :-) yg masih sisa 1 pc. Jadi total ada 12 pc jilbab zoya yang akan disale.

Mudah-2an laku keras ya semuanya...hehe..sekarang tugas saya pagi ini adalah foto-2, edit dan upload deh stok yang tersisa itu.


CHAT dengan MENTOR
Kemarin saya chat dengan Masbukhin sang raja voucher. Ternyata bisnisnya berkembang sangat amat pesat sekali. Mulai deh saya hiperbola sekali yah.heheh..tapi melihat beberapa foto yang dishare olehnya saya 'iri' dan kepingin juga meraih sukses dengan kendaraan yang saya pilih sendiri. Kesempatan ngobrol via YM itu juga saya gunakan untuk berterima kasih atas pembelajarannya selama ini. Tentang JACC pun sempat kami bahas :-), yah semua nya ini adalah proses menuju jalan akhir kita masing-masing kan, yang pastinya dalam bisnis tidak ada yang instant dan berjalan lurus-lurus saja, mesti ada belokan, tanjakan atau turunan yang harus kita hadapi dan jika kita bersabar dan terus berjalan, mesti akan ada hasilnya yang akan kita terima nantinya. Pasti.

Comments

WURYANANO said…
Terimakasih atas perhatian Mbak Doris. Mohon jangan memandang saya terlalu tinggi, saya ini hanya biasa-biasa saja kok Mbak Doris.

Senag saya bisa diterima masuk Komunitas TDA, yang berisi orang-orang dengan semangat dan mental bagus luar biasa prima!

Salam,
Wuryanano
yuhuuuuu
mama sudah update loh tanteee doriisss ;-)
bentar yaa..
katanya mama lagi mau browsing
bagian yang katanya lagi sale itu loohh hehehe

;-)
jengnadnet
at www.jengnad.net
yaya said…
Seneng ya mbak bisa kopdaran sambil berbagi ilmu :)

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Hari Pendidikan 1 Mei Dirayakan Seperti Apa?

Halo, Selamat Pagi :-) Bertemu lagi dengan tulisan baru hari ini. Ingin sekali menuangkan pemikiran tentang hari pendidikan nasional yang dirayakan kemarin, tanggal 1 Mei. Sudah sejauh mana hasil pendidikan kita ? Ah, rasanya terlalu sedih melihat hasil outputnya hari ini. Ketidakjelasan datangnya dari pemerintah. Belum ada blue print yang jelas. Lah wong setiap 5 tahun sekali berganti kebijakan dan akhirnya menimbulkan kebingungan bagi para pengajar dan murid-muridnya.  Apa sebenarnya tujuan pendidikan nasional kita? Menurut UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pasal 3, tujuan pendidikan kita adalah mencerdaskan bangsa dengan mengembangkan potensi pelajar agar menjadi orang yang cerdas, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri dan tentunya bertanggung jawab. Apakah tujuan tersebut sanggup kita capai dengan cara model pendidikan lama? Dimana pola tersebut fokusnya mungkin hanya di sekitar menghapal dan sekedar tahu permukaannya saja, dan...