Skip to main content

Belum Rejeki

Lucu sekali pengalaman pagi ini, ada customer yang mengirimkan email konfirmasi sudah melakukan pembayaran jilbab melalui Bank A sejumlah sekian ratus ribu. Saya bingung sekali dan menelusuri kembali catatan email-emailan yang kami lakukan sepuluh hari yang lalu.

Di email yang terakhir tidak ada konfirmasi deal pilihan jilbab yang mau dibeli dan juga mau dikirim ke alamat mana. Lah kok langsung bisa transfer tanpa adanya konfirmasi total nota dari saya. Baek banget nih customer, pikir saya. Mandiri karena langsung menghitung sendiri total nota sekaligus ongkos kirimnya :)

Anehnya, alamat nya saya belum tahu dan pilihan jibab yang mau dibeli juga begitu, belum pasti mau yang model dan warna apa. Akhirnya saya pun mengirimkan email dengan maksud mendapatkan kembali informasi yang saya perlukan.

Memang kata Allah belum rejeki saya hehehe, email balasannya membuat saya tersenyum geli sekali...hahahaha...ternyata customer tersebut salah kirim ke rekening saya dan bermaksud meminta uang tersebut di transfer kembali ke rekeningnya. Waduh..waduh..bingung dot com..jadilah pagi ini saya harus memulangkan uang yang sempat mampir ke rekening itu dan syukurnya juga sempat tercetak dibuku dong ya..:-) lumayan nambah panjang print-an transaksi di buku rekening.

InsyaAllah nanti gantinya akan datang bertubi-tubi kerekening saya. Amin..itu memang maunya sih :-D

Salam,
Doris Nasution
Owner, "Shaakira"
Outlet Jilbab & Kerudung Pilihan (Kerudung El-Zoya, Jilbab Permata, Jilbab Rabbani)
Tebet Barat, Jak-Sel
Email: dorisnst@yahoo.com | YM:dorisnst | HP:0815-86038678

Comments

Poppy Garmila said…
Mau sharing juga nih mba. Kejadian ama aku ada cust. yg serba buru2, udah deal eh minta ditambah lagi barangnya katanya masih kurang dan sm persis minta buru2 juga. Udah oK nilai udah di sms, enggak nongol kabar beritanya. Di email di sms gone w. the wind. Sempet ngerasa di "kerjain" mana udah di pack rapi. Sudahlah mmg belum rejeki, ntar ada gantinya yg lebih besar, amien2.

Popular posts from this blog

Tes Tertulis Syarat untuk Masuk SDN Percontohan 15

Alhamdulillah selesai juga satu hari yang menegangkan dan pengalaman kami yang pertama sebagai orang tua ;-). Pengalaman ini patut saya share di blog pikirku semalam, sehingga ketika nanti jika adiknya Adiva ada dan kami mungkin perlu lagi mengulang kembali kejadian ini kami bisa lebih siap lagi mempersiapkan anak kami yang tahun ini InsyaAllah masuk ke tingkatan SD. SDN Percontohan 15 yang terletak di Tebet Timur sudah beberapa tahun ini menjadi sekolah favorite dan peminatnya selalu membludak. Hampir 200-300 anak ikut dalam seleksi masuk sekolah ini dan terpilih hanya 40 orang anak yang dianggap kompeten tidak hanya di pelajaran saja, juga dalam kemampuan verbal, sosialisasi dan kemandirian dalam menjalankan rutinitas kesehariannya. Tahun ini peminatnya agak sedikit, terlihat kemaren sewaktu berbaris sebelum masuk ke kelas masing-2 untuk memulai test, ada sekitar 140 orang anak yang hadir, asumsi saya mungkin seleksi awal dari kecukupan umur yang mesti 6 tahun per bulan Juli ini yang...

Dream Board of Tim ButikShaakira

Masih lanjutan dari acara nobar "Sang Pemimpi" yang lalu, saya memberikan selembar kertas kepada setiap karyawan. Menggali keyakinan mereka terhadap kekuatan impian dan juga untuk mengetahui apakah mereka juga berani bermimpi? Seluruh kertas sudah terkumpul, isinya berbeda-beda namun membuat saya senang, terharu dan bersyukur terhadap proses penggalian ini. Saya akan menempelkan seluruh kertas-kertas ini di dream board yang akan dibuat di ruang kerja tim Internet sebagai pemacu, pendorong, pengingat setiap impian masing-2 kami di tahun 2010. Hasil akhirnya mana ada yang tahu, yang penting jangan pernah berhenti bermimpi dan mengejar impian tersebut agar terwujud sehingga akhirnya kita akan merasa puas & bersyukur bahwa kita masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk berani bermimpi. Berikut sekilas gambaran hasil akhirnya... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Apakah arti sebuah impian untuk anda?  Rata-rata semua mengerti b...

Hari Pendidikan 1 Mei Dirayakan Seperti Apa?

Halo, Selamat Pagi :-) Bertemu lagi dengan tulisan baru hari ini. Ingin sekali menuangkan pemikiran tentang hari pendidikan nasional yang dirayakan kemarin, tanggal 1 Mei. Sudah sejauh mana hasil pendidikan kita ? Ah, rasanya terlalu sedih melihat hasil outputnya hari ini. Ketidakjelasan datangnya dari pemerintah. Belum ada blue print yang jelas. Lah wong setiap 5 tahun sekali berganti kebijakan dan akhirnya menimbulkan kebingungan bagi para pengajar dan murid-muridnya.  Apa sebenarnya tujuan pendidikan nasional kita? Menurut UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pasal 3, tujuan pendidikan kita adalah mencerdaskan bangsa dengan mengembangkan potensi pelajar agar menjadi orang yang cerdas, beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cakap, kreatif, mandiri dan tentunya bertanggung jawab. Apakah tujuan tersebut sanggup kita capai dengan cara model pendidikan lama? Dimana pola tersebut fokusnya mungkin hanya di sekitar menghapal dan sekedar tahu permukaannya saja, dan...